Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Sarapan Enak di Solo : Bubur Ayam Jakarta H5 Karangasem, Lalu Tim Manakah Anda, Diaduk Atau Tidak?

Kota Solo dikenal menjadi surga kuliner dengan aneka macam jenisnya yang menggugah selera makan.

Penulis: Iqbal Fathurrizky | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Iqbal Fathurrizky
Bubur Ayam H5 di Jalan Garuda Mas no 24 Ruko 5 kawasan kampus 4 UMS, Kelurahan Karangasem Laweyan, Kota Solo, Senin (9/8/2021) 

Selain makanan utama, ada berbagai sajian cemilan lain mulai gorengan, sate, kerupuk dan lain sebagainya untuk pendamping menyantap bubur ayam.

Baca juga: Manfaat Wedang Uwuh untuk Meredakan Batuk Berdahak, Pilih yang Mengandung Daun dan Buah Pala

Sensasi Bubur Samin

Masyarakat Kota Solo tentu tidak asing dengan bagi-bagi bubur samin saat ramadan seperti ini. 

Namun, warga sepertinya harus tetap bersabar menahan kangen mencicipi rasa bubur samin.

Sebab, tahun ini Takmir Masjid Darussalam Jayengan, Solo tidak membagikan bubur samin yang legendaris itu.

Ketua Takmir Masjid Darussalam Jayengan, Muhammad Rosidi Muhdo mengatakan, tahun ini mereka tidak membagikan bubur terlebih dahulu.

Baca juga: Hari Pertama Puasa, Warga Berebut Bubur Samin Khas Banjarmasin di Masjid Darussalam Jayengan Solo

Baca juga: BERITA FOTO - Pembagian Bubur Samin di Masjid Darussalam Jayengan

Hal ini sama seperti Ramadan tahun lalu, saat pandemi corona.

Dia mengatakan, bubur khas masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan sudah ada dari tahun 80an.

Biasanya puluhan warga akan terlihat memenuhi halaman Masjid Darussalam di Jalan Gatot Subroto, Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo. 

Namun, tahun ini berdasarkan konsultasi dengan pihak kepolisian, tidak mengadakan bagi-bagi lagi seperti tahun kemarin.

"Disarankan untuk tidak dilakukan dulu (tahun ini)," ungkap Muhammad Rosidi Muhdo dikonfirmasi TribunSolo.com pada Minggu (11/4/2021) lalu.

Baca juga: Setiap Hari Masjid Darussalam Sediakan 1.000 Porsi Bubur Samin Sebagai Sajian Berbuka Puasa

Padahal, pada ramadan sebelum pandemi corona, panitia bisa menghabiskan 50 kilogram beras setiap harinya.

Itu dimasak menjadi 1200 porsi bubur.

Yang dibagi 200 porsi untuk takjil buka bersama di Masjid Darussalam.

Sedangkan 1000 porsi untuk dibagikan kepada masyarakat umum.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved