Berita Boyolali Terbaru

Awal Mula Jalan Simo-Kalioso di Boyolali Bisa Rusak Parah, hingga Warga Bikin Spanduk Menggelitik

Sebelum Jalan Simo-Kalioso rusak parah, ternyata ada cerita yang menyertai sehingga kini tak berbentuk.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pengendara yang melintasi jalan Simo-Kalioso harus ekstra hati-hati, saat melintas di Depan Eks Pasar Hewan Jeron, Nogosari (19/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebelum Jalan Simo-Kalioso rusak parah, ternyata ada cerita yang menyertai sehingga kini tak berbentuk.

Anggota DPRD Boyolali Tiyono, mengaku, sudah mengusulkan agar jalan tersebut ditingkatkan pada tahun anggaran 2021 ini.

Hanya saja, karena masih dalam masa pandemi Covid-19 sehingga anggarannya ternbagi.

Perbaikan jalan Simo-Kalioso itu pun dilakukan dengan dua anggaran, yakni murni dan perubahan 2021.

“Melihat kondisi ini, kami langsung usulkan dan langsung direspon bupati Boyolali,” katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Bagai Mimpi Bertemu Mensos Tri Rismaharini, Permintaan Tunanetra di Sragen Ini Dikabulkan Langsung

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo : Makan Korban 1 Orang Meninggal, yang Lain Terluka

Dalam anggaran murni 2021, ruas jalan Simo-Nogosari dilakukan perbaikan hingga jembatan Kali Cemoro.

Lalu, dalam perubahan anggaran nanti, Pemkab Boyolali kembali menganggarkan dana sebesar Rp 1,5 Miliar untuk peningkatan jalan Simo-Kalioso dari Jembatan Kali Cemoro hingga rel kereta api.

“Jadi dari Jembatan Kali Cemoro sampai Rel akan ditingkatkan. Artinya jalan tersebut akan dibangun seluruhnya. Tidak ditambal sulam,” ujarnya.

Anggota DPRD Boyolali asal Nogosari itu mengaku sosialisasi terhadap warga sekitar jalan Simo-Kalioso kerap dia sampaikan.

Bahwa, anggaran Pemkab Boyolali tidak cukup jika digunakan untuk membangun sekaligus ruas jalan tersebut.

Untuk itu, pembangunan dilakukan secara bertahap mulai dari arah barat (Simo/Nogosari).

“Bahkan Setiap kali reses ke masyarakat, saya sampaikan informasi itu. Jika jalan ini (Simo-Kalioso) akan dibangun, tapi dalam dua tahap,” katanya.

Tiyono juga menyebut truk muatan banyak menyumbang kerusakan parah jalan kabupaten ini. Banyak truk pasir Merapi ke wilayah Grobogan, Pati, Kudus yang over kapasitas.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved