Berita Boyolali Terbaru

Member Arisan dan Lelang Online Lapor ke Polres Boyolali: Bawa Map Bukti Penipuan 

Korban arisan dan lelang online di Boyolali akhirnya melapor ke Polres Boyolali, Jumat (27/8/2027).

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Member sekaligus korban arisan online di Boyolali memberikan keterangan pada wartawan. 

Dari total jumlah tersebut, 64 anggota sudah menyatakan dirugikan.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penggelapan Uang Arisan Online Rp 4 M di Sragen: Korban & Saksi Diperiksa

Baca juga: Wanita Cantik di Sragen Diduga Bawa Kabur Uang Arisan Online Rp170 Juta, Nasabah Lapor ke Polisi

Sementara, total kerugiannya dari 64 anggota itu mencapai Rp 500 juta lebih. Sedangkan untuk program Lelang, ada 35 anggota dengan kerugian Rp 2 miliar.

Namun sampai saat ini baru satu korban yang melapor.  Untuk itu Polres Boyolali meminta agar korban arisan fiktif lainnya segera melapor. 

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengatakan, korban arisan fiktif di Boyolali diduga cukup banyak.

Baca juga: Ratusan Orang dari Solo Raya dan Surabaya Tertipu Investasi Arisan Online, Kerugian Rp 1 Miliar

Sehingga Polres membuka layanan pengaduan. Menilik, terduga pelaku dan tempat kejadian perkara (TKP) arisan fiktif ini berada di Salatiga.

Sedangkan korbannya juga berasal dari luar Salatiga. 

"Saya sampaikan pada masyarakat. Apabila ada yang menjadi korban terkait arisan fiktif ini, saya imbau untuk melaporkan ke Satreskrim Polres Boyolali,” beber Morry, Rabu  (25/8/2021). 

Baca juga: Potret Rumah Kontrakan Mia di Sragen: Gelapkan Uang Arisan Online Rp 1 Miliar, Sewa Rumah Biasa

“Karena memang saat ini kami sedang mendata (Jumlah korban,red) dan bekerjasama dengan Polres Salatiga terkait total kerugian dan berapa banyak yang menjadi korban," katanya.

Pihaknya pun belum mengetahui secara pasti jumlah korban beserta kerugiannya. Tak menutup kemungkinan, para korban merasa malu dan menilai kerugiannya tak terlalu besar.

“Namun, saya tetap mengimbau korban yang mengalami kerugian tersebut baik besar atau kecil nominalnya, kami harap melapor ke Satreskrim Polres Boyolali,” pungkasnya.

Member dari Ibu Rumah Tangga Sampai Pegawai

Arisan dan Lelang Online ternyata menarik perhatian banyak pihak. 

Terbukti anggota atau member dari arisan tersebut bervariasi dari pengusaha sampai pegawai bank. 

Mereka menjadi korban penipuan pelaku yang kini melarikan diri membawa uang para peserta. 

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penggelapan Uang Arisan Online Rp 4 M di Sragen: Korban & Saksi Diperiksa

Baca juga: Penggelapan Arisan Online Terjadi Lagi, Kini Puluhan Warga Sragen Tertipu Ratusan Juta

Hal ini diungkapkan EZ, member dan korban lelang online tersebut. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved