Berita Boyolali Terbaru
Member Arisan dan Lelang Online Lapor ke Polres Boyolali: Bawa Map Bukti Penipuan
Korban arisan dan lelang online di Boyolali akhirnya melapor ke Polres Boyolali, Jumat (27/8/2027).
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
EZ mengatakan, tidak hanya ibu rumah tangga atau orang buta huruf saja yang jadi membernya, pegawai bank, swasta, pelaku usaha kecil turut tertarik mengikuti program lelang online ini.
"Membernya banyak, tidak hanya masyarakat biasa, para karyawan swasta, pegawai bank pun turut menjadi peserta lelang dan arisan ini," kata dia.
Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penggelapan Uang Arisan Online Miliaran Rupiah: Ada Korban di Boyolali
Dia menjelaskan, untung dari program ini memang cukup menggiurkan. Dimana anggota bisa mendapatkan Rp 10 juta dengan setoran hanya Rp 7 Juta.
Saat ini, arisan dan Lelang Online ini terlanjur bubar. Owner Kurniawan Arisan Online tiba-tiba menghilang.
Uang setoran para member pun dibawa kabur.
Baca juga: Pengakuan Pengelola Arisan Online di Sragen, Sebut Berupaya Lunasi Iuran Anggota Total Rp 38,5 Juta
“ Saya yang (program) lelang belum dapat. Padahal saya sudah setor 7 juta. Uang lelangan sebesar Rp 10 juta seharusnya sudah cair kemarin,” ujarnya.
R (24) member lain asal Mojosongo, Boyolali mengaku awal tanggal 16 Agustus 2021, admin Kurniawan Arisan Online memposting Lelangan Online.
Diapun minat dengan lelang uang sebesar Rp 10 juta yang cair pada 24 Agustus 2021 yang dijual dengan hanya Rp 7 juta saja.
Seketika itu, dia langsung memilihnya dan melakukan pembayaran melalui transfer bank.
Namun sayang, nasi telah jadi bubur. Uang Rp 10 juta miliknya belum cair, arisan online ini meledak duluan.
“Yah gimana lagi, kami juga bingung mau gimana,” jelasnya.
Diapun hanya bisa berharap, owner arisan online ini bisa mengembalikan modal saja.
Polisi Turun Tangan
Kasus arisan online yang ramai di Salatiga terus didalami polisi, apalagi ternyata ada warga Boyolali yang juga jadi korban dari pelaku tersebut.
Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, sejumlah warga asal kota Salatiga, Demak, Semarang, Boyolali dan Purworejo diduga menjadi korban penipuan arisan online dengan sistem lelang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/member-sekaligus-korban.jpg)