Berita Wonogiri Terbaru
Meski Jadwal Pembukaan Masih Abu-abu, Dinas Pariwisata Wonogiri Minta Pengelola Wisata Siap-siap
Keputusan kapan dibukanya kembali destinasi wisata di Kabupaten Wonogiri masih belum ditentukan.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
Namun, penurunan level tersebut apakah akan berdampak pada pembukaan tempat-tempat wisata di Wonogiri?
Baca juga: 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mengikuti SKD CPNS 2021, Termasuk Sejumlah Dokumen yang Dibawa
Baca juga: Kisah Mujiyani Sentuh Hati AKP Marwanto, Satlantas Wonogiri Fasilitasi Ambulans untuk Berobat
Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata FX. Pranata menyampaikan bahwa saat ini masih menunggu instruksi dari Bupati sebagai kepala daerah.
"Belum, kita masih menunggu instruksi Bupati, ini masih dalam konsep, kan baru tadi malam diumumkan," jelas dia kepada TribunSolo.com, Selasa (31/8/2021).
Meskipun belum jelas kapan akan dibuka, namun pihaknya tengah melakukan persiapan demi menyambut masyarakat yang akan berwisata.
Tak hanya persiapan infrastruktur penunjang seperti misalnya, penyediaan tempat cuci tangan di setiap destinasi, pengelola pun juga akan disiapkan dengan baik.
"Kemarin sebagian pengelola sudah divaksin, itu salah satu bentuk persiapan kita. Nanti harapannya seluruh pengelola bisa segera divaksin," kata dia.
"Yang jelas sembari menunggu instruksi Bupati, kita lakukan persiapan, agar nanti semua infrastruktur sudah siap," jelasnya.
Level Tiga Solo Raya
Akhirnya yang ditunggu-tunggu warga Kota Solo tiba.
Malam ini Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan penurunan level PPKM di Kota Solo.
Setelah sebelumnya level 4 kini menjadi level 3.
Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menuturkan bahwa dengan turunnya PPKM tersebut akan ada pengkondisian terhadap situasi level tersebut.
Baca juga: Gibran Mantap Potong Tunjangan PNS untuk Tambal Kas Daerah, Sebut Tak ada yang Protes ke Dirinya
Baca juga: Aturan PPKM Level 3 di Solo Raya: Sekolah Tatap Muka Boleh Digelar, PKL Bisa Jualan Sampai Malam
"Meski sudah ada pelonggaran, masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan, tetap gunakan masker," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (30/8/2021).
Selain itu Gibran juga membuka peluang untuk dilaksanakan pembelajaran tatap muka bagi anak sekolah.
"Nanti akan dimulai yang paling atas, SMA kelas 3," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/wisatawan-saat-berfoto-di-depan-pintu-gerbang-wisata-wg.jpg)