Berita Wonogiri Terbaru
Meski Jadwal Pembukaan Masih Abu-abu, Dinas Pariwisata Wonogiri Minta Pengelola Wisata Siap-siap
Keputusan kapan dibukanya kembali destinasi wisata di Kabupaten Wonogiri masih belum ditentukan.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Keputusan kapan dibukanya kembali destinasi wisata di Kabupaten Wonogiri masih belum ditentukan.
Pasalnya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih diperpanjang hingga Senin (6/9/2021) mendatang.
Meski begitu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri, FX. Pranata mengimbau seluruh pengelola tempat wisata di Wonogiri melakukan persiapan.
Baca juga: Kapan Tempat Wisata di Wonogiri Dibuka? Namun Menunggu Seluruh Pengelola Jalani Vaksinasi
Baca juga: RESMI! Cristiano Ronaldo Kembali Berseragam Manchester United, Kontrak Berdurasi 2 Tahun
Sebab, ketika nanti ada instruksi pembukaan kembali, seluruh destinasi wisata di Wonogiri diminta melakukan simulasi pembukaan.
"Nanti akan ada simulasi-simulasi, posisinya saat ini ada penerapan tata kelola yang baru ketika pandemi ini," jelas Pranata kepada TribunSolo Selasa (31/9/2021).
Dijelaskan Pranata, simulasi tersebut berupa cek kesiapan tempat wisata itu. Persiapannya berupa fasilitas untuk menunjang protokol kesehatan dan juga SOP dalam menerima pengunjung saat pandemi.
Simulasi tersebut kemudian akan dievaluasi oleh dinas terkait. Jika dinilai sudah siap, maka tempat wisata akan diperbolehkan untuk buka.
"Simulasi itu nantinya kita akan nilai, jika sudah siap, akan kita beri kesempatan untuk dibuka kembali. Dengan catatan, kalau sudah ada instruksi dari pimpinan," kata dia.
Lebih jauh Pranata juga menjelaskan apabila nanti saat pelaksanaan simulasi, kesiapan pengelola destinasi wisata kurang, pihaknya akan meminta pengelola tersebut melakukan perbaikan.
Bakal Dibuka
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali resmi diperpanjang.
Pengumuman itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (30/8/2021) malam WIB.
PPKM Jawa-Bali ini akan diperpanjang hingga hari Senin (6/9/2021) mendatang.
Untuk wilayah Solo raya yang sebelumnya masuk level 4, kini turun ke level 3. Sehingga Kabupaten Wonogiri juga akan masuk pada level 3 itu.
Namun, penurunan level tersebut apakah akan berdampak pada pembukaan tempat-tempat wisata di Wonogiri?
Baca juga: 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mengikuti SKD CPNS 2021, Termasuk Sejumlah Dokumen yang Dibawa
Baca juga: Kisah Mujiyani Sentuh Hati AKP Marwanto, Satlantas Wonogiri Fasilitasi Ambulans untuk Berobat
Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata FX. Pranata menyampaikan bahwa saat ini masih menunggu instruksi dari Bupati sebagai kepala daerah.
"Belum, kita masih menunggu instruksi Bupati, ini masih dalam konsep, kan baru tadi malam diumumkan," jelas dia kepada TribunSolo.com, Selasa (31/8/2021).
Meskipun belum jelas kapan akan dibuka, namun pihaknya tengah melakukan persiapan demi menyambut masyarakat yang akan berwisata.
Tak hanya persiapan infrastruktur penunjang seperti misalnya, penyediaan tempat cuci tangan di setiap destinasi, pengelola pun juga akan disiapkan dengan baik.
"Kemarin sebagian pengelola sudah divaksin, itu salah satu bentuk persiapan kita. Nanti harapannya seluruh pengelola bisa segera divaksin," kata dia.
"Yang jelas sembari menunggu instruksi Bupati, kita lakukan persiapan, agar nanti semua infrastruktur sudah siap," jelasnya.
Level Tiga Solo Raya
Akhirnya yang ditunggu-tunggu warga Kota Solo tiba.
Malam ini Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan penurunan level PPKM di Kota Solo.
Setelah sebelumnya level 4 kini menjadi level 3.
Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menuturkan bahwa dengan turunnya PPKM tersebut akan ada pengkondisian terhadap situasi level tersebut.
Baca juga: Gibran Mantap Potong Tunjangan PNS untuk Tambal Kas Daerah, Sebut Tak ada yang Protes ke Dirinya
Baca juga: Aturan PPKM Level 3 di Solo Raya: Sekolah Tatap Muka Boleh Digelar, PKL Bisa Jualan Sampai Malam
"Meski sudah ada pelonggaran, masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan, tetap gunakan masker," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (30/8/2021).
Selain itu Gibran juga membuka peluang untuk dilaksanakan pembelajaran tatap muka bagi anak sekolah.
"Nanti akan dimulai yang paling atas, SMA kelas 3," terangnya.
Selain itu Gibran juga akan membuka area wisata yang selama ini ditutup karena aturan PPKM Level 4.
"Nanti Taman Satwa Taru Jurug dan Balekambang akan sebentar lagi dibuka," ujarnya.
"Untuk kapannya masih menunggu inmen," terangnya.
Dilansir dari data Dinas Kesehatan Kota Solo, hari ini kasus Covid-19 berjumlah 19 orang.
Diumumkan Jokowi
Kabar baik untuk warga Solo Raya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan wilayah aglomerasi Solo Raya dan Malang Raya mengalami penurunan level PPKM, dari level 4 ke level 3.
Menurut Jokowi, aturan ini berlaku dalam penerapan PPKM sepekan ke depan, 31 Agustus hingga 6 September 2021.
Baca juga: Jika PPKM Diperpanjang Lagi Malam Ini, Bupati Juliyatmono Yakin Karanganyar Turun Jadi Lavel 3
"Untuk wilayah Jawa Bali terdapat penambahan wilayah aglomerasi yang masuk level 3, yakni Malang Raya dan Solo Raya," kata Jokowi dalam pernyataan yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin (30/8/2021).
Ia menuturkan, wilayah yang masuk ke dalam level 3 pada penerapan PPKM minggu ini adalah wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Malang Raya, dan Solo Raya.
Sedangkan wilayah aglomerasi Semarang Raya berhasil turun level dari level 3 ke level 2.
"Sehingga secara keseluruhan di Jawa Bali ada perkembangan yang cukup baik," ungkap Jokowi.
Jokowi menyebut dalam seminggu terakhir terjadi perbaikan situasi Covid-19 di Indonesia.
"Alhamdulillah atas kerja keras seluruh pihak dan Ridho Allah SWT dalam satu minggu terakhir ini, sudah terjadi tren perbaikan situasi Covid-19."
"Tingkat positivity rate terus menurun dalam 7 hari terakhir," ungkap Jokowi.
Sementara itu tingkat keterisian rumah sakit untuk kasus Covid-19 semakin membaik.
"Rata-rata BOR (bed occupancy rate) nasional berada di sekitar 27 persen," ungkapnya.
(Tribunnews.com/Gilang Putranto)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: BREAKING NEWS Level PPKM Solo Raya dan Malang Raya Turun dari Level 4 ke Level 3
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/wisatawan-saat-berfoto-di-depan-pintu-gerbang-wisata-wg.jpg)