Berita Boyolali Terbaru

Begini Cara Pelaku Mengedarkan Uang Palsu Asal Boyolali : Lewat Dukun Pengganda Uang & Jalur Mistis

ernyata ada beberapa metode untuk menyebarkan uang palsu yang dibuat kelompok orang di Kabupaten Boyolali.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Uang palsu siap diedarkan yang terbongkar polisi saat adanya jumpa pers di Mapolres Boyolali, Jumat (24/9/2021). 

“Yang mengedarkan uang bisa kena hukuman pidana 15 tahun penjara,” ujar Purwanto.

Untuk itu, bagi masyarakat yang menjadi korban peredaran uang palsu ini sebaiknya langsung lapor polisi.

Meski telah lapor, namun tidak ada uang asli pengganti uang palsu tersebut.

“Makanya sebelum menerima uang, di cek dulu, dilihat, diraba diterawang. Uang palsu pasti akan ketahuan dan tidak bisa menyamai uang asli,” imbuhnya.

Mengejutkan

Temuan kasus produksi uang palsu di Kabupaten Boyolali cukup mengejutkan.

Tidak hanya lokasi pembuatannya yang dekat dengan markas polisi dan kawasan Pemkab Boyolali, namun jumlahnya juga terhitung sangat banyak.

Ada 8.516 lembar uang palsu yang berhasil diungkap Polres Boyolali.

Jumlah itu lebih banyak dibanding temuan sebelumnya.

Bahkan di Solo Raya, temuan kali ini merupakan yang terbesar sejak tiga tahun terakhir.

Baca juga: Janji Jekek untuk Atlet PON Asal Wonogiri : Emas Rp 100 Juta, Perak Rp 75 Juta & Perunggu Rp 50 Juta

Baca juga: Turun Tajam, Harga Swab Antigen di Solo Balapan Rp 45 Ribu, Tapi Hanya untuk Calon Penumpang Kereta

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Solo, Purwanto mengatakan jumlah temuan uang palsu di Boyolali sangat banyak.

Bahkan jumlahnya melampaui jumlah temuan dua tahun sebelumnya yang digabung jadi satu.

Dimana, pada tahun 2019 jumlah uang palsu yang ditemukan hanya 4.322 lembar. Sedangkan tahun pada tahun 2020 jumlah temuan uang palsu di wilayah Soloraya sebanyak 3.756 lembar.

“ Sedangkan ini, ada sebanyak 8.516 lembar,” ujarnya kepada TribunSolo.com, Jumat (24/9/2021).

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved