Berita Wonogiri Terbaru

Pasar di Giritontro Wonogiri Terbakar, Ada 3 APAR Tetapi Tak Berfungsi, Sejumlah Kios Pun Ludes

Kebakaran menghanguskan sejumlah kios yang berada di Pasar Giribelah Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (9/10/2021).

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok Damkar
Petugas memadamkan kobaran api di Pasar Giribelah Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (9/10/2021). 

Api mulai terlihat sekira pukul 23.30 WIB, dan baru bisa dipadamkan pukul 03.30 WIB.

Sebanyak delapan mobil pemadam kebakaran, enam mobil tengki air dikerahkan untuk menjinakan api.

Salah satu pedagang, Mugiyono mengatakan ia hanya bisa pasrah, melihat sebagian kiosnya sudah terbakar.

"Saya datang kesini, sekitar jam 23.45 WIB, kios bagian kiri itu sudah terbakar, langsung saya coba selamatkan yang masih bisa diselamatkan," katanya.

Mugiyono pertama kali mengetahui kebakaran, saat melihat adanya kobaran api yang berasal dari pasar.

Saat tiba di pasar, Mugiyono mendapati sebagian kios dan pasar miliknya, sudah terbakar.

Sebagian barang dagangannya pun tidak bisa diselamatkan, termasuk uang yang ditinggal didalam kios.

"Di kios saya ada 3 celengan, ya buat bantu sekolah cucu, 2 diantaranya sudah habis, untungnya isinya bukan uang pecahan yang besar, yang uang nilainya besar, masih bisa diselamatkan," jelasnya.

Baca juga: Muncul Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19, Dinkes Sukoharjo Akui Waspada, Meski Kini Ada Kelonggaran

Meski begitu, kerugian yang dialami Mugiyono ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

"Kalau diperkirakan lebih dari Rp 10 juta, bisa sampai Rp 30 juta," pungkasnya.

Sembari menyelamatkan barang dagangan yang masih tersisa, Mugiyono juga membantu pedagang lainnya, untuk mengevakuasi barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.

Sementara itu, pedagang yang lain Dwi Widayati mengatakan kejadian tersebut langsung membuat pedagang panik.

"Tengah malam saya dikabari orang, katanya pasar kebakaran, saya langsung datang kesini, untuk menyelamatkan barang saya," katanya.

"Semua pada kesini, pada panik, geger, karena api cepat membesar," tambahnya.

Dwi sendiri memiliki kios, yang berdekatan dengan kios yang terbakar pertama kali.

"Saya datang kesini, langsung menyelamatkan barang dagangan saya, untung nggak sampai terbakar," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Pasar Janglot Sragen: Diduga Konsleting Listrik, Api Menyambar Tabung Gas

Menurutnya, api berasal dari salah satu kios yang korslet, yang kemudian membesar setelah menyambar tabung gas yang berada di salah satu los.

"Awalnya dari kios disebelah timur itu, kemudian membesar merembet ke sebalah utara, membentuk letter L," jelasnya.

"Kemungkinan api membesar, karena disitu juga ada tabung gas, katanya sempat ada ledakan," imbuhnya.

Hingga Minggu (26/9/2021) pagi, pedagang masih sibuk menyelamatkan barang yang masih bisa diselematkan.

Selain itu, pedagang juga mulai membersihkan sisa-sisa kebakaran yang menghanguskan los dan barang dagangan itu. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved