Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Polisi Sebut Ada Dugaan Penganiayaan Kasus Mahasiswa UNS GE, Tapi Belum Ada Penetapan Tersangka 

Polisi terus melakukan penyidikan terkait kasus meninggalnya mahasiswa UNS Solo yang meninggal saat Diklatsar Menwa UNS.

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Pujo di Polresta Solo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus meninggalnya mahasiswa UNS Solo saat Diklatsar Menwa UNS.

Meski telah 7 hari berjalan, Kepolisian belum menetapkan tersangka atas kasus ini.

"Kasus GE diduga adanya penganiayaan, saat ini masih kami lakukan penyelidikan dan proses masih dilaksanakan sampai dengan pendalaman alat bukti," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Senin (1/11/2021).

Baca juga: Tim Evaluasi UNS Ancang-ancang Bubarkan Menwa, Masih Kumpulkan Data untuk Evaluasi Lanjutan

Baca juga: Menwa Diusulkan Bubar Imbas Tewasnya Mahasiswa UNS Solo, Ini Kata Kepala Staf Konas Menwa Indonesia

Dugaan penganiayaan dibuktikan dalam hasil visum luar dan visum dalam pada tubuh GE.

"Visum luar dan dalam, terbukti ada luka. Kalau visum luar adanya luka pada kepala," ujarnya.

Sedangkan untuk penetapan tersangka, Djuhandani mengatakan pihak kepolisian belum bisa menetapkan tersangka hingga saat ini.

"Untuk penetapan tersangka, masih menunggu hal-hal terkait pemenuhan alat bukti yang saat ini sudah ada tapi perlu pendalaman," lanjutnya.

Baca juga: Mahasiswa Fakultas Hukum Meninggal saat Diklatsar Menwa, UMS Sebut karena Sakit 

Alat bukti berupa dokumen-dokumen pendukung penyelidikan, berupa hasil visum dan autopsi.

"Alat bukti dan surat keterangan harus dikuatkan dengan keterangan ahli tim forensik, karena polisi tidak bisa baca. Prosesnya polisi menanyakan hasil visum dan autopsi saat penyelidikan," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved