Berita Klaten Terbaru
Bikin Tambah Sedih, Ternyata Ibu Muda Klaten yang Dibunuh dengan Racun, Baru Punya Bayi Usia 21 Hari
Terbunuhnya ibu muda Hany Dwi Susanti (30) karena diracun kakak iparnya menyisakan luka yang mendalam bagi suami dan anak-anaknya.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Terbunuhnya ibu muda Hany Dwi Susanti (30) karena diracun kakak iparnya menyisakan luka yang mendalam bagi suami dan anak-anaknya.
Bagaimana tidak, warga Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten itu ternyata memiliki tiga anak yang masih kecil-kecil.
Kini tiga anaknya yang masing-masing berusia 7 tahun, 2,5 tahun dan 21 hari atau masih bayi menjadi yatim karena kepergian sosok ibundanya.
Keluarga korkab, Eko Susanto membenarkan, Hany memiliki tiga anak yang kini dirawat oleh suaminya Sigit Nugroho.

“Kami berharap kasus ini diusut tuntas, pelaku dihukum seberat-beratnya,” katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (2/11/2021).
Sigit tak menampik, jika kepergian Hany meninggalkan anak bontot yang baru hitungan hari.
Dia kini merawat dua anaknya, sedangkan anak ketiganya sementara dirawat neneknya.
"Kalau masalah anak, tetap saya yang merawat, tapi yang paling kecil saya titipin ke neneknya di Solo, karena masih pertumbuhan," aku dia.
Baca juga: Tak Akan Bisa Tidur, Polisi Solo Raya Incar Penipu Ngaku Denny Sumargo yang Sasar Panti & Ponpes
Baca juga: Reaksi Suami Tahu Pembunuh Istrinya di Klaten Salah Sasaran : Kenapa Susu Anak Juga Diberi Racun?
Kenapa Racun Juga Diberi ke Susu?
Keluarga korban pembunuhan bereaksi terhadap pernyataan pelaku Sarbini (43) soal mana saja yang diberi racun tikus apotas olehnya.
Suami korban, Sigit Nugroho menganggap alasan tersangka menbunuh mengada-ngada di antaranya kerena alasan cemburu akibat dirinya memboncengkan istri pelaku saat di sawah.
Di rumahnya di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten ke sawah.
"Saya memboncengkan kakak saya apakah salah? Saat itu kakak saya berada di sawah," ujar Sigit kepada TribunSolo.com, Rabu (3/11/2021).
Baca juga: Sosok Ibu Muda di Klaten yang Tewas Diracun Dikenal Ramah, Sehari-hari Jadi Tukang Cuci Laundry
Baca juga: Ini Tampang Sarbini, Pembunuh Ibu Muda di Klaten dengan Racun Tikus, Kini 3 Anak Korban Jadi Yatim
Sigit mengaku memang pernah dirinya pernah mengajak tersangka duel satu lawan satu, karena tak terima korban alias istrinya Hany Dwi Susanti dimaki-maki pelaku.