Berita Karanganyar Terbaru
Potret Kendaraan Mengular Macet Panjang di Tawangmangu : Tawangmangu Diserbu Selagi Belum PPKM
Lalu lalang wisatawan di daerah wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar membuat Jalan Lawu menjadi padat, Minggu (5/12/2021).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Lalu lalang wisatawan di daerah wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar membuat Jalan Lawu menjadi padat, Minggu (5/12/2021).
Saking padatnya, jalan utama yang menghubungkan Taman Balekambang Tawangmangu hingga Pasar Wisata Tawangmangu Karanganyar menjadi macet.
Baca juga: Soal Penerapan PPKM Level 3 saat Nataru, Pedagang Tawangmangu: Jangan Ditutup, Kami Siap Prokes
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com di lokasi, sejak pukul 15.00 WIB, jalan menuju ke arah Pasar Wisata Tawangmangu Karanganyar penuh dengan kendaraan.
Terlihat di sepanjang jalan tersebut tengah mengantri mulai sepeda motor hingga mobil pribadi.
Terlihat kendaraan plat AD maupun luar kota mengular di kemacetan jalan.
Diduga, dua pekan mendatang akan menjadi puncak kunjungan wisatawan ke Tawangmangu, karena isu ada pembatasan menjelang libur Nataru pada 24 desember 2021 mendatang.
Jelang Level 3
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Indonesia, bakal diterapkan PPKM Level 3, termasuk di Kabupaten Karanganyar.
Pengelola kuliner di Cemoro Kandang, Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar siap menerapkan aturan sesuai kebijakan PPKM Level 3 selama libur Nataru.
Salah satu pemilik warung di Cemoro Kandang, Restu Pamela (45) mengaku siap menjalankan protokol kesehatan dalam PPKM level 3.
Baca juga: Kondisi Lalu Lintas Tawangmangu Karanganyar Pagi Ini: Masih Sepi, Jalanan Tampak Lengang
Baca juga: Kini Tak Ada Ruang untuk Knalpot Brong di Tawangmangu, Polisi Jaga Ketat
"Kami tetap buka, akan patuhi prokes sesuai aturan pemerintah," kata Restu kepada TribunSolo.com, Minggu (5/12/2021).
Restu mengatakan, warungnya tetap buka dan melayani pembeli saat libur Nataru nanti.
Sebab, usaha kuliner yang digelutinya menjadi penyambung hidup keluarga.
"Nantinya, untuk makanan serba kering akan dibungkus, " ujar Restu.
Baca juga: Imbas Cewek Raja Jalanan, Pemotor Berknalpot Brong di Tawangmangu Diobrak-abrik, 38 Motor Ditilang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-tawangmangu-macet-ppkm-level-3.jpg)