Berita Karanganyar Terbaru
Potret Kendaraan Mengular Macet Panjang di Tawangmangu : Tawangmangu Diserbu Selagi Belum PPKM
Lalu lalang wisatawan di daerah wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar membuat Jalan Lawu menjadi padat, Minggu (5/12/2021).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
"Kalau misal warung kami tutup, kami tak bisa makan, karena warung ini merupakan penghasilan kami sehari-hari," imbuh Restu.
Dia mengatakan, sebelum pandemi Covid-19 melanda, penghasilan saat hari biasa rata-rata Rp 700 ribu.
Sementara untuk hari minggu, penghasilan kotor yang ia terima bisa mencapai Rp 2 juta.
"Saat pandemi, penghasilan kami merosot, penghasilan harian hanya sekitar Rp 200 ribu, penghasilan di hari minggu merosot banyak, kurang dari Rp 1 Juta," ucap Restu.
Baca juga: Hujan 30 Menit, Longsor Timpa Dapur Karto & Pondasi Rumah Sutaryo di Tawangmangu,Tak Ada Korban Jiwa
Kemudian ia berharap bisa berjualan dengan normal lagi.
Dia meminta kepada pemerintah untuk mencabut peraturan terkait PPKM.
"Sebenarnya kami keberatan dengan kebijakan ini, Pemerintah sudah menyuruh kita untuk vaksin, kenapa kok masih ada PPKM 3, apa gunanya Vaksin," tanya dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-tawangmangu-macet-ppkm-level-3.jpg)