Berita Karanganyar Terbaru
Pengendara Motor Nyaris Celaka, Gelap-gelap Ternyata Tabrak Longsoran di Jalan Tawangmangu-Magetan
Pengendara motor Rasmono Yulianto (19) nyaris celaka saat ada longsor dii Jalan Raya Magetan-Tawangmangu, Kamis (9/12/2021) malam.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pengendara motor Rasmono Yulianto (19) nyaris celaka saat ada longsor dii Jalan Raya Tawangmangu-Magetan, Kamis (9/12/2021) malam.
Longsoran itu tepatnya tebing BPTO, Dukuh Tlogodilingo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko mengatakan akibat longsor, seorang bernama Rasmono Yulianto warga Mojogedan yang membawa motor Yamaha nyaris celaka.
"Korban saat itu pulang dari bekerja dari warung makan di Cemoro Kandang, korban menabrak ranting pohon yang roboh akibat adanya longsor yang menutupi seluruh jalan," kata dia kepada TribunSolo.com, Jumat (10/12/2021).
Akibat kejadian tersebut Rasmono mengalami terkilir pada kaki kanannya dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan.
"Kami lantas membersihkan pohon-pohon yang roboh serta memasang rambu lalu lintas agar tidak terjadi korban laka lantas kembali di lokasi tersebut," jelas dia.
Saat itu lanjut dia, petugas juga memberlakukan buka tutup kendaraan saat adanya evakuasi longsoran tanah dan pohon.
Baca juga: Bikin Penasaran, Penyebar dan Pemeran Video Panas 25 Detik di Sragen yang Masih ABG, Masih SMA?
Baca juga: Potret Kendaraan Mengular Macet Panjang di Tawangmangu : Tawangmangu Diserbu Selagi Belum PPKM
Longsor Bawa Korban
Longsornya talud di pinggir Kali Siwaluh, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar membawa korban, Senin (15/11/2021).
Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta Arif Sugiyarto menjelaskan, ada satu di antara enam pekerja yang masih mengerjakan talud justru tertimbun longsor.
Dikatakan, awalnya talud setinggi kurang lebih 20 meter milik Sukarno tengah dikerjakan.
"Sudah dua bulan dikerjakan, tapi retak," ungkapnya kepada TribunSolo.com.
Setelah sekitar 2 minggu pekerja berhenti, akhirnya Sukarno meminta Parjo (pemborong) mencarikan tukang untuk menambal keretakan talut tersebut.
Baca juga: Nasib Haryanto di Klaten, Pom Bensin Mini Terbakar & Sambar Rumah hingga Ludes, Tangan Ikut Terluka
Baca juga: Persis Solo vs PSIM Jogja, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Tak Nongol, Gibran : Ada Acara Tiba-Tiba
Parjo mengajak enam pekerja diantaranya Sastro Setu (63), Sefian Hafid (18), Joni Setiawan (20), Wagiman (60), Ngadiyo (50) dan Suyatno (50).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Petugas-bersiap-membersihkan-longsor-di-Jalan-Raya-Magetan-Tawangmangu-tepatnya-teb.jpg)