Berita Boyolali Terbaru

Tower Misterius Bikin Cemas Warga Simo Boyolali, Sejak Didirikan, Alat Elektronik Warga Banyak Rusak

Warga Dukuh Simo Baru, Desa/Kecamatan Simo resah dengan keberadaan tower BTS yang ada di tengah-tengah kawasan tempat tinggal mereka.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Tri Widodo
BTS misterius di Desa Simo, Boyolali. Warga memprotes karena dituding jadi biang rusaknya alat elektronik warga saat musim hujan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga Dukuh Simo Baru, Desa/Kecamatan Simo resah dengan keberadaan tower BTS yang ada di tengah-tengah kawasan tempat tinggal mereka.

Keresahan warga itu semakin mengkhawatirkan jika cuaca buruk, hujan deras atau banyaknya petir.

Baca juga: Pemuda Nekat Panjat Tower di Probolinggo: Gara-gara Patah Hati Ngajak Nikah, Malah Diputus Pacarnya

Pasalnya tower tinggi itu sangat rawan tersambar petir yang bisa membuat warga merugi.

Meru, salah saorang warga sekitar mengaku keberadaan tower ini cukup meresahkan karena berdiri tinggi di kawasan padat penduduk.

Di samping kanan kiri tower ini merupakan rumah.

Sedangkan di belakang tower ini merupakan Balai Desa.

“Di depannya jalan kampung, dan di seberang jalan sudah ada rumah lagi,” katanya.

Warga semakin dibikin resah saat terjadi hujan deras yang disertai petir.

Apalagi tower ini pernah disambar petir yang kemudian mengalirkan listrik tegangan tinggi ke instalasi listrik di sekitar tower tersebut.

Akibatnya, banyak barang-barang elektronik warga rusak.

“Ada yang TV-nya njebluk, bahkan lampu penerangan jalan yang ada di depan pos kamling sampai meletup,” ujarnya.

Sumarno, seorang tokoh masyarakat mengatakan sudah dua kali kejadikan tower ini tersambar petir.

Dampaknya, membuat barang-barang elektronik warga rusak.

Dia mengaku pernah meminta pemilik tower untuk memindahkan ke lokasi yang berada jauh dari pemukiman penduduk.

“Tapi sampai sekarang belum juga dipindahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Boyolali, Sunarno menyatakan akan memanggil pemilik tower tersebut.

Pihaknya juga akan meneliti dokumen perijinan pendirian tower tersebut.

“Memang tower itu berada di tengah-tengah penduduk. Makanya kami akan panggil dulu pemiliknya, agar bisa dipindahkan,”  tambahnya. (*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved