Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Siap-siap, Sriwedari Ditata Rp 200 Miliar : Graha Wisata Dirobohkan, Ada Mini Zoo & Gedung Teater

Penataan menyeluruh di kawasan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo akan menyasar sejumlah bagian.

TribunSolo.com/Agil Trisetiawan
Penampakan kawasan Sriwedari yang akan ditata dan dibangun saat konferensi pers yang dipimpin Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Tawangarum Balaikota Solo, Jumat (24/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Trisetiawan

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penataan menyeluruh di kawasan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo akan menyasar sejumlah bagian.

Tak tanggung-tanggung, dana yang digelontor Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebanyak Rp 200 miliar.

Gibran bahkan blak-blakan menggelar konferensi pers bersama Sekda Ahyani hingga Ketua DPRD Budi Prasetyo di Balaikota Solo, Jumat (24/12/2021).

Orang nomor satu di Solo itu menekankan, tetap melanjutkan proses hukum meskipun eksekusi Sriwedari yang diajukan Pemkot tidak diterima oleh Pengadilan Tinggi Jateng.

Namun menurutnya penataan Sriwedari harus dilakukan karena sebagai cagar budaya dan ruang publik di Kota Bengawan.

"Revitalisasi atau penataan pakai CSR, bukan BUMN, mulainya diusahakan tahun 2022," katanya kepada TribunSolo.com.

Bahkan menurut Sekda Solo Ahyani, revitalisasi kawasan Sriwedari akan menelan anggaran sekira Rp 200 miliar yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang diterima Pemkot.

Master plan revitalisasi kawasan Sriwedari sedang diproses dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Rencananya, Pemkot akan melakukan revitaslisasi dan membangun gedung baru di beberapa titik kawasan Sriwedari.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved