Berita Wonogiri Terbaru

Tak Hanya Pemudik, Napi di Lapas Wonogiri Juga Disuntik Vaksin Booster, Demi Putus Rantai Covid-19

Kepala Binda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan pihaknya melakukan percepatan vaksinasi di sejumlah daerah, termasuk di Wonogiri.

Tayang:
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Erlangga Bima
Napi Lapas Kelas II B Wonogiri siap-siap melakukan vaksinasi booster. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Tak hanya pemudik, narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri juga menjalani vaksinasi booster.

Vaksinasi itu digelar lembaga Binda Jateng.

Kepala Binda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan pihaknya melakukan percepatan vaksinasi di sejumlah daerah, termasuk di Wonogiri.

Dia mengungkapkan, setidaknya ada 17.500 dosis yang akan disuntikkan entah itu dosis primer yakni pertama dan kedua maupun booster.

"Kami bersama Dinkes akan tetap fokus melakukan vaksinasi covid-19 bagi masyarakat baik dosis primer maupun dosis booster," kata dia, kepada TribunSolo.com.

Menurutnya, di momentum bulan puasa seperti saat ini, vaksinasi juga penting dilakukan untuk menekan dan mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II B Wonogiri, Heri, menuturkan setidaknya ada 205 wabin di Lapas yang mengikuti vaksinasi tahap ketiga atau booster.

Heri menjelaskan, vaksinasi yang menyasar wabin tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran virus di lingkungan Lapas.

Baca juga: Simak, Syarat Pengambilan BLT Minyak Goreng di Karanganyar :  Sudah Disuntik Vaksin Booster

Baca juga: Info Vaksinasi untuk Mudik di Sragen : Ambil Bantuan di PKL Bisa Sekalian Booster Covovax & Moderna

Pasalnya, Lapas menjadi salah satu tempat rentan penyebaran Covid-19 karena ruangan di Lapas sangat terbatas dan interaksi antar wabin intensitasnya cukup tinggi.

"Demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19," jelas dia.

Aturan di Lapas Wonogiri

Lapas Wonogiri terus berinovasi untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba. 

Apalagi, beberapa waktu yang lalu ada kiriman sate isi narkoba. 

Mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, mereka mewacanakan mengirim makanan lewat aplikasi. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved