Berita Boyolali Terbaru
Modalnya Cuma Aki Bekas, Pria Boyolali Ini Bisa Dapat 2 Kg Belut Liar Per Hari Seharga Rp 80 Ribu
Dengan bermodal aki sepeda motor bekas dan perangkat trafo serta stik besi, Warsim bisa membawa sedikitnya 2 kg belut liar setiap hari.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Yang penting halal, itulah kata yang sering meluncur di mulut seseorang meskipun pekerjaannya tak mentereng seperti orang lain.
Tapi siapa sangka, pencari belut liar di selokan, sawah hingga kali pada umumnya, masih ada di era modern seperti ini.
Dia adalah Warsim tulang punggung kelurga dari Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.
Pria paruh baya itu sudah belasan tahun setia dengan apa yang dikerjakannya.
Baginya, mencari belut liar terutama di sawah-sawah ini cukup menjanjikan.

Dengan bermodal aki sepeda motor dan perangkat trafo serta stik besi, dia bisa mengangkat sedikitnya 2 kg belut setiap hari.
“Harga jualnya ke bakul (pedagang) saat ini Rp 40 ribu,” jelasnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (4/6/2022).
Apalagi, untuk mendapatkan belut dari di sawah misalnya, ini cukuplah mudah.
Dia hanya perlu menancapkan kedua stik besi yang telah teraliri listrik dari rangkaian aki yang digendong ke dalam tanah.
Baca juga: Terungkap, Begini Alasan Megawati Soekarnoputri Tak Hadiri Pernikahan Adik Jokowi & Ketua MK di Solo
Baca juga: Nikmatnya Sambal Belut di Mojolaban Sukoharjo, Gurih dan Pedasnya Bikin Goyang Lidah, Wajib Dicoba
Belut yang tersengat itu pun kemudian tak berdaya dan dengan mudah diangkat dari persembunyiannya.
Dia mengaku tak ada batasan waktu untuk memburu hewan yang bisa berubah kelamin itu.
Bisa pagi hari atau malam hari, sesuai dengan kondisi sawah.
Warsim juga tak membatasi wilayah sawah yang akan dicari belutnya.
“Sampai Ngawi juga pernah, sesuai dengan kondisi sawah," aku dia.