Berita Boyolali Terbaru
Modalnya Cuma Aki Bekas, Pria Boyolali Ini Bisa Dapat 2 Kg Belut Liar Per Hari Seharga Rp 80 Ribu
Dengan bermodal aki sepeda motor bekas dan perangkat trafo serta stik besi, Warsim bisa membawa sedikitnya 2 kg belut liar setiap hari.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
"Kan kadang di sini baru tanam, tapi di Sukoharjo atau Sragen sudah mulai panen, nah bisanya cari belut di sawah yang sudah dipanen atau saat akan ditanami,” katanya.
Baginya, mencari belut masih cukup menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Apalagi permintaan akan belut juga terus meningkat.
Sedangkan hasil budidaya belut oleh masyarakat juga belum cukup memenuhi kebutuhan pasar.
“Hasilnya masih cukup lumayanlah, yang penting ada usaha halal,” jelas dia,
Belut Diincar Pembeli
Warung Ekstrim Boy 83 Sambal Belut, yang terletak di Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo selalu ramai setiap hari.
Ratusan pengunjung datang setiap hari, untuk merasakan kelezatan Sambal Belut milik Eko Agus Wijayanto.
Warung makan ini terletak di pinggir jalan areal persawahan, yang menambah syahdu sensasi makan.
Baca juga: Besengek, Kuliner Khas Wonogiri yang Mulai Langka: Terbuat dari Tempe Melanding dan Cabai Hijau
Baca juga: Nasi Kuning Bang Ro, Rekomendasi Kuliner Malam Ini di Solo, Tawarkan Banyak Pilihan Lauk Menggoda
Namun, jika pengunjung ingin datang kesini, disarankan jangan terlalu siang, karena pasti akan kehabisan.
"Kita buka setiap hari dari pukul 09.00 WIB, sampai habis," katanya Eko Agus Wijayanto, Sabtu (19/3/2022).
Durasi buka warung Ekstrim Boy 83 Sambal Belut hanya 2 jam.
Padahal, disana menyiapkan bahan baku berupa Belut sebanyak 25-30 kilogram per hari.
Baca juga: Kuliner Pelepas Dahaga di Pasar Gede Solo: Dawet Telasih Bu Dermi, Langganan Presiden RI Jokowi
"Pernah kita cuma buka 30 menit saja. Padahal saat itu kita siapkan 40 kilogram Belut," ujarnya.
Alasannya, banyak pelanggan yang memasang terlebih dahulu melalui pesan whatsaap di nomor 081902223104.