Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Boyolali Larang Sapi Luar Daerah Masuk, Minta Warga Beli dari Peternak Lokal untuk Kebutuhan Kurban

Panitia kurban atau pengurus masjid sebaiknya mulai berburu sapi dari peternak lokal Boyolali. Sebab, ada larangan mengambil sapi luar daerah.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Penampakan sapi kurban di Kandang Berkah Sapi Qurban, Desa Brajan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Kamis (2/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Panitia kurban atau pengurus masjid sebaiknya mulai berburu sapi dari peternak lokal Boyolali.

Sebab, Pemkab Boyolali minta pedagang tak mendatangkan sapi dari luar daerah seperti sebelum-sebelumnya.

Hal itu sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit Mulut dan kuku (PMK).

Baca juga: Kabar Gembira Bagi Peternak di Sragen, Vaksinasi Sapi Cegah PMK Bakal Digelar Agustus 

Baca juga: Dibuang Sayang, Tulang Sapi & Tanduk Kerbau Jadi Cuan, Perajin di Boyolali Raup Rp 20 Juta Per Bulan

Kabid Produksi Perternakan Disnakan Boyolali, Gunawan Andrianta mengatakan, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) membuat masyarakat tak bisa lagi mendatangkan sapi luar daerah seperti sebelumnya.

Dimana  kebutuhan sapi kurban di Boyolali disuplai dari Jawa Timur dan Bali.

"Sapi kurban disarankan mengambil dari lokal Boyolali," katanya, Minggu (12/6/2022).

Gunawan pun memastikan jika sapi lokal Boyolali yang siap potong lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban.

Baca juga: Kuliner Enak Boyolali : Sate Sapi Pak Bandi Ampel, Empuknya Daging Lulur Langsung Ambyar di Mulut

Karena memang, jumlah populasi sapi di Boyolali  potong mencapai ada 107 ribu ekor.

Sedangkan Kebutuhan ternak potong untuk kurban rata-rata 4 - 5 ribu ekor.

Hanya saja, harga sapi dari peternak lokal ini relatif lebih tinggi ketimbang sapi dari Madura, NTT serta Bali.

Sebab jenis sapi yang dipelihara peternak Boyolali biasanya  berjenis simetal, limousin dan PO.

Baca juga: Isu PMK Bikin Harga Sapi & Kambing Idul Adha Naik, Harga Sapi di Solo Raya Bisa Naik Rp 2 Juta/Ekor

Sapi-sapi tersebut berukuran besar dengan bobot sapi di atas 500 kilogram.

"Kalau harga sapi potong dengan bobot di atas 500 kilogram sudah di atas Rp 25 juta. Karena untuk sapi limousin usia 2 tahun bobotnya sudah mencapai 450 -500 kilogram," terangnya.

Sementara itu, Suradi salah seorang peternak sapi di Sambi Boyolali, berharap adanya wabah PMK ini tak menurunkan harga jual sapi yang dipelihara petani lokal.

Harga Pakan yang mengalami kenaikan mengakibatkan biaya produksi sapi bertambah banyak.

"Harapannya harga sapi dari peternak lokal terangkat. Karena biaya pakannya sudah besar," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved