Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Gibran Apresiasi Korban, Berani Speak Up Kasus Pencabulan yang Dilakukan Mantan Direktur PDAM Solo

Gibran mengapresiasi korban kasus pencabulan mantan petinggi PDAM Solo. Sebab, korban berani bicara dan melaporkan kasus tersebut. Kini pelaku ditahan

Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tara Wahyu Nor Vitriani
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, saat ditemui di Balai Kota, Selasa (5/7/2022). Dia mengapresiasi korban pencabulan yang berani bicara dan melaporkan pelaku yakni mantan direktur PDAM. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi korban pencabulan yang berani melaporkan mantan Direktur Perumda Toya Wening (PDAM) Solo ke pihak yang berwajib. 

"Saya sangat mengapresiasi korban berani untuk speak up, setelah itu langsung kami follow up," kata Gibran, Selasa (12/7/2022). 

Dirinya menegaskan setelah korban melaporkan tersangka, pihaknya langsung melakukan tindakan tegas.

Baca juga: Anggota DPRD Kecam Aksi Dugaan Pencabulan Mantan Petinggi PDAM Solo, Jangan Sampai Terulang

"Yang jelas saya selaku Wali Kota, para pimpinan PDAM, Dewan Pengawas langsung action begitu laporan diterima," ungkapnya. 

Bahkan, setelah ketahuan melakukan tindakan pencabulan, TAS langsung diberhentikan. 

Dan saat ini, dirinya menyerahkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib. 

"Sudah diproses Pak Kapolres, masalah hukum saya serahkan ke Pak Kapolres," jelasnya. 

Ditegaskannya, bahwa untuk korban perlu diberikan pendampingan hukum lantaran usianya masih di bawah umur. 

"Udah tak serahkan ke Pak Kapolres, udah tak selesaikan internalnya," terangnya. 

"Sejak awal adanya laporan Pemkot langsung kawal, saya enggak tahu orangnya seperti itu," pungkasnya. 

Seperti diketahui, Salah satu jajaran petinggi di Perumda Toya Wening (PDAM) Solo dicopot dari jabatannya. 

Pemecatan tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Ruang Natapraja, Senin (11/7/2022). 

Diduga salah satu jajaran direksi tersebut dicopot karena terlibat kasus pencabulan. 

Anggota DPRD Kecam Aksi Pencabulan

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved