Berita Solo Terbaru
Viral Paspampres Pukul Warga di Solo, Moeldoko: Rakyat Ingin Prajurit Rendah Hati, Tak Mudah Emosi
Moeldoko menyayangkan aksi pemukulan Paspampres kepada warga Solo. Menurutnya rakyat menginginkan sosok prajurit rendah hati dan tak mudah emosi
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menyayangkan adanya aksi pemukulan oknum Paspampres kepada warga di Kota Solo.
Kejadian pemukulan tersebut menimpa seorang sopir truk di kawasan Jalan Ahmad Yani, atau di simpang Girimulyo, Banjarsari, Solo pada Selasa (9/8/2022) lalu.
Kronologi kejadian tersebut sempat viral, setelah Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka membalas cuitan dari postingan yang diunggah akun @txtdariorangberseragam.
Baca juga: Ketika Gibran Pelototi Anggota Paspampres yang Pukul Sopir Truk di Solo
Baca juga: Gibran Lantik 51 ASN, Termasuk 4 Kepala Dinas : Wanti-wanti Penyalahgunaan Wewenang & Gap Pejabat
"Saya selaku mantan Panglima TNI, menyayangkan hal-hal seperti itu," kata Moeldoko, saat ditemui di Kampus UNS Solo, Sabtu (13/8/2022).
Alasan Moeldoko menyayangkan hal tersebut, karena aksi pemukulan dipicu persoalan sepele.
"Tidak boleh terjadi, itu persoalan sepele," imbuhnya.
Ya, mobil yang dikendarai oknum Paspampres itu melanggar lampu merah, dan menabrak truk milik korban.
Aksi arogansi oleh petugas, diminta Moeldoko untuk dihindari di era saat ini.
Baca juga: Suasana Latihan Persis Solo di Stadion Manahan Jelang Hadapi Persita : Ryo & Ortega Latihan Bareng
Baca juga: Prakiraan Cuaca Solo Raya 13 Agustus 2022 : Waspada, Sore Hari Diperkirakan Turun Hujan Sedang-Lebat
"Sebagai manusia mungkin emosi, tapi prajurit harus bisa adjustment dengan kehendak rakyat sekarang," ujarnya.
"Rakyat itu menginginkan prajurit yang semakin rendah hati. Nggak boleh lagi mudah emosi," tambahnya.
Moeldoko mengatakan, peningkatan kedisiplinan prajurit harus ditingkatkan lagi, agar prajuritnya bisa memahami kehendak masyarakat.
"Saya pikir, penguatan displin perlu diperkuat lagi. Prajurit harus pandai dalam melihat adjustmen dengan lingkungan," pungkasnya.
Gibran Marah Sampai Copot Paksa Masker Paspampres
Baru kali ini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka benar-benar marah.