Berita Boyolali Terbaru

Jokowi Sebut Dua Minggu Lagi Harga Telur Turun, Pedagang di Boyolali : Semoga Kembali Normal

Hargatelur ayam negeri di Kabupaten Boyolali masih menembus Rp 30 ribu/kg. Harga itu tertinggi sepanjang sejarah.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Ilustrasi : Harga telur di Kabupaten Boyolali terus melejit. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan angin segar kepada masyarakat.

Di mana harga telur yang mahal akan segera berakhir, dalam satu hingga dua minggu lagi.

Tingginya harga telur ayam di pasaran itu salah satunya disebabkan tingginya harga pakan.

Lantas bagaimana harga telur di Boyolali saat ini?

Di Pasar Boyolali Kota harga telur ayam negeri sama dengan harga kemarin-kemarin.

Beberapa pedagang yang ditemui TribunSolo.com, masih menjual telur ayam negeri seharga Rp 30 ribu/kg.

Para pedagang mengaku jika telur yang dijual ini merupakan hasil kulakan kemarin.

"Ini yang nyetori kemarin. Jadi harganya juga masih menyesuaikan harga yang kami beli kemarin," kata penjual sembako, Dwi di Pasar Boyolali Kota kepada TribunSolo.com, Senin (29/8/2022).

Dia mengaku harga telur memang fluktuatif setiap harinya.

Perubahan harga ini biasanya terjadi pada sore hari.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan Mahasiswa UIN Surakarta : Dijebak Mantan, Lalu Dipukuli Si Cowok dan Temannya

Baca juga: Cara Pinsar Protes Harga Telur dan Ayam yang Mahal, Bagi Gratis ke Warga Bolon Colomadu 

"Tadi kata yang nyetori harganya sudah turun. Tapi saya kan masih punya stok yang kemarin. Jadi ga mau lah kalau rugi," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Darojat, pedagang telur di Pasar Mangu Ngemplak.

Dia mengaku harga telur sudah turun, kemarin sore.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved