Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Wonogiri Terbaru

Sulit Akses Air Bersih Saat Kemarau, Pengeboran Sumur Diharap Jadi Solusi Warga Giritontro Wonogiri 

Pengeboran sumur ini diharapkan menjadi solusi kesulitan warga setempat mengakses air bersih saat musim kemarau, Mereka acap kali harus membeli air

Istimewa
Pengeboran sumur air di Dusun Selur, Desa Ngargoharjo, Giritontro, Wonogiri. Pengeboran sumur ini diharapkan menjadi solusi kesulitan warga setempat mengakses air bersih saat musim kemarau. Warga selama ini kerap membeli air melalui truk tangki saat kesulitan mengakses air bersih. 

Dia berharap, pengeboran itu bisa meringankan beban masyarakat. 

"Jadi bisa meringankan beban ekonomi masyarakat. Tidak beli air lagi setiap musim kemarau, dapat untuk kebutuhan yang lain," pungkasnya.

Harapan Warga Giritontro Sempat Sirna

Pengeboran mata air di Luweng Melikan, Dusun Punung, Desa Jatirejo, Giritontro, Wonogiri terpaksa ditunda.

Padahal proyek ini untuk pengadaan sumber air warga.

Hal itu lantaran hasil penelitian menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, apabila sumber air disana disedot, debitnya kecil.

Penelitian itu dilakukan pada Sabtu (4/9/2021) dengan melibatkan BPDB Wonogiri, Mapala UMS dan Relawan dari Desa Sumberagung, Pracimantoro.

Dijelaskan oleh Sutarno, Kepala Desa Jatirejo Kecamatan Giritontro, padahal sumber air di Luweng Melikan itu potensial.

"Dulu pas pernah masuk kesana tahun 2018 ada suara gembrojok, kemungkinan sumber air. Tapi setelah diteliti kemarin kok mampet," jelasnya kepada TribunSolo Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Viral Keluarga di Karanganyar Bongkar Celengan Sebesar Patung Macan, Jumlah Uangnya di Luar Dugaan

Baca juga: Pembelaan Indah Sari soal Kontroversi Saipul Jamil Tampil di Acara TV: Semangat Cari Rezeki Halal

Sebenarnya pihak desa berencana mendanai pengeboran sumber air disana menggunakan anggaran dana desa.

Namun, melihat hasil kajian yang kurang memuaskan, anggaran senilai Rp 30 juta itu tidak jadi digarap dan akan dialihkan untuk kegiatan lain.

"Kalau disedot airnya tidak mencukupi kan mubazir dananya. Maka dari itu kita pending dulu pengeboran itu," jelasnya.

Sebagai informasi, Luweng Melikan memiliki kedalaman mencapai lebih dari 30 meter. Didalamnya juga terdapat lorong yang belum dicek oleh tim peneliti.

"Debitnya belum tahu seberapa. Yang jelas debit airnya kecil, kalau airnya sebenarnya bersih," kata Sutarno.

Meskipun demikian, pihaknya akan terus berupaya untuk mencari sumber air bersih. Hal itu agar memudahkan warga Desa Jatirejo untuk mendapatkan pasokan air bersih.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved