Berita Sukoharjo Terbaru

Modal Pikap, Komplotan Tukang Rosok Gasak Ruko di Sukoharjo: Gondol Kulkas hingga Mesin Cuci 

Komplotan tukang rosok beraksi di Sukoharjo. Mereka melakukan pencurian di toko perabotan mulai Kulkas hingga Mesin Cuci.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Barang bukti pencurian di sebuah ruko yang berada di wilayah Kecamatan Bulu, Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebanyak tiga orang pencari barang bekas atau tukang rosok melakukan aksi pencurian di wilayah Kecamatan Bulu, Sukoharjo.

Dua dari tiga pelaku, AS dan S kini diamankan oleh Polres Sukoharjo. Sementara satu pelaku lain atas nama JO masih dalam pengejaran.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan pencurian itu dilakukan pelaku di sebuah ruko di Desa Tiyaran, Bulu, Sukoharjo pada Senin (26/9/2022) lalu.

"Sekitar pukul 08.00 pagi, pemilik mengecek ruko tapi menemui pintu samping ruko sudah rusak sementara pintu bagian depan rusak," kata dia, kepada TribunSolo.com, Kamis (29/9/2022). 

Menurut dia, saat pemilik masuk ke dalam ruko, diketahui bahwa sejumlah perabotan dan alat elektronik sudah tidak ada di tempat. Adapun kondisi di dalam ruko juga acak-acakan. 

Barang yang hilang itu diantaranya, lima kulkas dua pintu maupun satu pintu, tiga mesin cuci, tujuh kompor gas, empat mixer, dua blender, empat dispenser dan dua bor tembok yang jika ditafsir nilainya mencapai Rp 20 juta. 

Dalam menjalankan aksinya, kata dia, pelaku menggunakan sarana seperti mobil pikap, tang dan juga tali yang digunakan untuk proses pengangkutan. 

"Setelah melakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon pada tanggal 27 September termasuk dengan barang bukti," jelasnya. 

Kapolres menerangkan, pelaku berdalih barang-barang tersebut akan dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun dari puluhan barang itu belum ada yang terjual sama sekali.

Baca juga: Pencurian HP & Tas Kulit, Perkara Pertama yang Diselesaikan di Rumah Restorative Justice Wonogiri

Berdasarkan keterangan salah satu pelaku, awalnya mereka berniat untuk mencari rosok disekitaran ruko, namun ketiga pelaku akhirnya sepakat untuk mengambil barang-barang di ruko tersebut. 

Kapolres menambahkan, para pelaku disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke -4, dan ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

Sementara itu, pemilik ruko Evi Handayani (35) mengaku bahwa ruko miliknya itu masih dalam proses pembangunan. 

"Masih baru, masih proses pembangunan jadi belum sempat buka. Itu di ruko juga ada mebelnya, untuk barang elektronik tidak diambil semua, tapi disisakan," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved