Berita Solo Terbaru

Asal-usul Makam di Tengah Rumah yang Tak Mau Dipindah, Saksi Bisu Sisa Kompleks Kauman yang Hilang

Ada sejumlah makam kecil di Kampung Kauman di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo. Makam ini menjadi saksi bisu adanya sebuah kompleks kauman.

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Kondisi makam di tengah rumah yang merupakan keturunan Mangkunagara IV. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah makam kecil yang berada di tengah rumah menjadi saksi bisu bahwa pernah ada sebuah kompleks kauman di sebelah utara Pura Mangkunegaran.

Kini hanya diabadikan menjadi nama Kampung Kauman di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo.

Di situ sempat berdiri sebuah masjid yang menjadi pusat kegiatan keagamaan sebelum dipindah ke barat Pura Mangkunegaran.

Siapa mengira, di balik kesedihan seorang ibu yang ditinggalkan anaknya sebelum sempat digendong dan ditimang-timang, makam yang ditinggalkan justru berjasa besar memperlihatkan sebuah sejarah pernah adanya sebuah pusat keagamaan dimana berkumpul ulama mendakwahkan agama islam.

Makam tersebut merupakan anak dari KGPAA Mangkunagara IV.

Terdapat empat makam kecil yang berada di satu ruangan dan satu lagi lebih kecil di ruangan lain. Diduga makam tersebut merupakan tempat mengubur janin yang keguguran.

Seorang Abdi Dalem Reksa Pustaka, Bayun Marsiwi menjelaskan, hal ini merupakan kebiasaan orang jawa zaman dulu memakamkan janin yang keguguran di dekat rumah.

"Menurut sejarah yang dituturkan oleh para sesepuh makam di situ merupakan putra dalem dari Mangkunagara IV. Masih makam anak atau bayi yang dulu gugur dalam kandungan. Karena memang kalau orang jawa itu makam bayi dekat rumah," jelasnya kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Lapor Dugaan Perusakan Kepatihan Mangkunegaran Solo ke Polisi, Bambang Ary Dapat Belasan Pertanyaan

Sebelumnya, sempat ada pula makam-makam lain di sekitar tempat itu.

Beberapa telah dipindahkan seiring dengan bertambahnya pemukiman.

Namun, lima makam tersebut menurut cerita 'tidak mau' dipindahkan.

Isyarat-isyarat ghaib pun dirasakan oleh pihak yang berniat memindahkan.

"Menurut penuturan dari masyarakat dan juga sesepuh memang secara gaib kepercayaan makam tersebut tidak mau dipindahkan. Kalau itu ya menurut pengakuan sesepuh memang ada suatu isyarat tertentu yang membuat makam itu tidak dipindahkan," terangnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved