Berita Sragen Terbaru

Suara Getaran Selamatkan Keluarga Ratno di Sragen, Selang Berapa Jam Rumah Tertimpa Longsoran Talud

Rumah warga Dukuh Duwet, Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen rusak karena tertimpa material talud yang longsor. 

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/ Dok BPBD Sragen
Rumah warga Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen tertimpa talud yang longsor, Kamis (26/1/2023). (Dok : BPBD Sragen) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Rumah warga Dukuh Duwet, Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen rusak karena tertimpa material talud yang longsor. 

Rumah tersebut milik Ratno Yuwono (30) yang tinggal bersama seorang istri dan seorang anak berusia 5 tahun. 

Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Agus Cahyono mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Kamis (26/1/2023) pukul 16.00 WIB.

Longsor terjadi setelah diguyur hujan intensitas sedang di lokasi tersebut.

"Setelah beberapa saat, tiba-tiba talud rumah milik Bapak Sumardi yang posisinya lebih tinggi ambrol," kata dia kepada TribunSolo.com, Jumat (27/1/2023). 

"Material longsoran talud menimpa rumah Bapak Ratno Yuwono dengan luas 10x12 meter persegi mengalami rusak sedang," tambahnya. 

Baca juga: Pakde cs Tak Berkutik, Aksi Pencurian Terendus Polres Sragen, 5 Kambing Diamankan dari Mobil Luxio

Baca juga: Duh Pak Bayan di Sragen Jadi Penadah Motor Curian : Sudah Jual Banyak Unit, Uangnya Buat Foya-foya

Lanjutnya, talud yang ambrol berukuran 15 meter x 4 meter. 

Selain karena intensitas hujan, diduga talud rumah tersebut merupakan bangunan yang sudah cukup berumur.

"Kondisi tanah di Mondokan sana memang berbukit, atau dipengaruhi teknis bangunan yang beda level tinggi," jelasnya.

Karena tertimpa longsor, rumah yang terbuat dari bambu itu tidak dapat dihuni untuk sementara waktu.

Runtuhan material talud tidak menimpa barang-barang berharga milik korban, hanya menimpa lemari 

Kerugian atas kejadian kali ini ditaksir sebanyak Rp 10.000.000 dan tidak ada korban jiwa atas kejadian kali ini.

Camat Mondokan, Agus Endarto mengatakan sebelum kejadian, pemilik rumah mendengar suara getaran. 

"Saat hujan, pemilik rumah mendengar ada suara getaran di sebelah rumah, lalu pemilik rumah dan anak keluar rumah," jelasnya. 

"Selang beberapa lama, terjadi longsor dan menimpa rumah dengan kerusakan cukup berat," tambahnya. 

Menurutnya, saat ini pemilik rumah beserta keluarganya mengungsi di rumah saudaranya yang tak jauh dari rumah yang rusak.

"Tadi sudah gotong royong warga dan pemerintah desa untuk di lokasi longsor," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved