Viral
Viral Nakes Rendahkan Pasien BPJS, Sosoknya Ternyata Sering Buat Konten Gunakan Vape di Ruang Kerja
Sebuah video yang memperlihatkan tenaga kesehatan (nakes) yang merendahkan pasien BPJS viral di media sosial.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan tenaga kesehatan (nakes) yang merendahkan pasien BPJS viral di media sosial.
Dalam video yang beredar terlihat 3 nakes yang membuat konten mengenai perbedaan pelayanan yang diberikan saat menerima pasien BPJS dan pasien umum.
Baca juga: Nasib Nakes Viral karena Dianggap Rendahkan Pasien BPJS Kesehatan, Sanksi Berat Menanti
Ketiga nakes itu diketahui bertugas di Puskesmas Lambunu 2, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Prigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Video tersebut diunggah akun Tiktok @rintobelike2 yang diduga membuat video tersebut.
Terlihat Rinto dan kedua temannya asyik berjoget saat menerima pasien umum.
Namun, saat menerima pasien BPJS, ketiganya menunjukkan sikap cuek dan terlihat enggan melayani.
Videonya itu dianggap membeda-bedakan pasien yang berobat hingga akhirnya dikecam dari berbagai pihak.
Diberitakan TribunNews, akun Tiktok @rintobelike2 sering membuat video yang membuat warganet geram.
Bagaimana tidak, di beberapa unggahan videonya, nakes tersebut seringkali menggunakan vape saat masih di lingkungan Puskesmas tempatnya bekerja.
Bahkan, dalam video yang diunggahnya pada 2 Februari 2023 lalu, terlihat Rinto menggunakan vape di ruang periksa dan menaiki tempat tidur pasien.
Dalam video itu ia menulis hal tersebut dilakukannya saat tidak ada pasien.
“Ketika pasien kosong,” tulis sang nakes.
Baca juga: Modus Emak-emak Copet di CFD Solo : Pepet Korban Dari Belakang, Barang Curian Dimasukkan ke Kresek
Kini, ketiga nakes yang viral itu mengakui perbuatannya menyinggung hingga merugikan pihak tertentu.
Berdasarkan dari video permintaan maaf yang diunggah Rinto, ia dan kedua teman perempuannya itu kompak mengaku menyesal membuat gaduh di media sosial.
"Kami staf Puskesmas Lambunu 2 memohon maaf sebesar-besarnya kepada Kementerian Kesehatan RI , BPJS Kesehatan seluruh Indonesia , Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, dan teman sejawat tenaga kesehatan seluruh Indonesia, khususnya Dinas Kesehatan Parigi Moutong, BPJS Kesehatan Parigi Moutong, dan seluruh masyarakat yang merasa dirugikan dengan video kami," kata ketiganya dalam video permintaan maaf yang diunggah di akun @rintobellike2, Sabtu (18/3/2023) siang.
Kisah Haru dan Inspiratif Tukang Sepuh Emas di Solo Kuliahkan 2 Anaknya di ITB, Didatangi Rektor |
![]() |
---|
Sosok Sudewo Bupati Pati Viral Naikkan PBB 250 Persen: Lulusan UNS, Pernah Nyalon Bupati Karanganyar |
![]() |
---|
Viral di Solo, Beredar Unggahan Tanah Nganggur 2 Tahun Bakal Disita Negara, Cek Faktanya |
![]() |
---|
Setelah Terima SK PPPK, Puluhan Guru di Sejumlah Daerah Izin Gugat Cerai Suami, Termasuk di Wonogiri |
![]() |
---|
Viral Oknum Opang Maksa Hentikan Taksi Online, Padahal Ada Penumpang Ibu Gendong Bayi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.