Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Mudik Lebaran 2023

Jelang Lebaran 2023, Begini Potret Warga Berjubel Padati Pasar Gagan Boyolali, Sampai Tumplek Blek

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, di Pasar Gagan, Donohudan, Ngemplak, Boyolali, aktivitas warga cukup padat pada Kamis (20/4/2023).

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Suasana di Pasar Gagan, Donohudan, Ngemplak, Boyolali menjelang lebaran, Kamis (20/4/2023) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Menjelang lebaran, warga memadati pasar tradisional.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, di Pasar Gagan, Donohudan, Ngemplak, Boyolali, aktivitas warga cukup padat pada Kamis (20/4/2023).

Salah satu pedagang beras, Warsiti (46) menjelaskan tiap tahunnya menjelang lebaran pasar ini selalu ramai dipadati pengunjung.

"Kalau menjelang lebaran memang ramainya kaya gini," jelasnya, kepada TribunSolo.com, Kamis (20/4/2023).

Aktivitas dari warga ini telah meningkat sejak Rabu (19/4/2023).

"Kemarin juga, tapi ramai hari ini," tuturnya.

Meskipun pengunjung makin ramai, saat ini harga pasokan bahan pokok tetap stabil.

Baca juga: Jelang Lebaran 2023, Penjualan Baju Baru di Pasar Kota Sragen Lesu, Pedagang : Cuma Terjual 3 Potong

Terbukti beberapa beras yang dijualnya masih berada di harga yang sama seperti hari-hari sebelumnya.

Misalnya beras jenis 64 dan 32, dibanderol dengan Rp 11.500-Rp12.000.

Sedangkan beras premium di kisaran Rp 14.000.

"Harganya tergantung berasnya," tuturnya.

Kenaikan yang terjadi di tengkulak sangat sedikit sehingga ia tidak menaikkan harga jualnya.

"Kulakan paling naik Rp 100, Rp 200," terangnya.

Ia mengambil beras dari tengkulak di desanya sendiri.

"Saya dari selepan dari desa saya di Jeron, Nogosari, Boyolali," ungkapnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved