Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Tugas Penting Menanti Gibran di Pemilu 2024 : Bukan Bapilu, Namanya Masuk Daftar Jurkam PDIP

Gibran Rakabuming Raka berpotensi menjadi juru kampanye (jurkam) pemenangan PDIP di Pemilu 2024. 

Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Adi Surya Samodra
ISTIMEWA/JIMBOENG
Gibran Rakabuming Raka memilih untuk ikut bersama rombongan menggunakan bus ketimbang menaiki mobil pribadinya saat berangkat ke DPP PDI Perjuangan Jateng di Semarang, Kamis (12/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Gibran Rakabuming Raka berpotensi menjadi juru kampanye (jurkam) pemenangan PDIP di Pemilu 2024. 

Potensi tersebut muncul setelah nama pria yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo tersebut masuk dalam daftar calon jurkam pemenangan partai berlambang banteng moncong putih tersebut. 

"Ini kita usulkan (nama Gibran sebagai juru kampanye) dan kalau sudah fix dicatatkan di KPU sebagai juru kampanye resmi PDIP," tutur Ketua Bapilu DPC PDIP Kota Solo, Her Suprabi, Kamis (4/5/2023). 

Nama Gibran nantinya akan diusulkan kepada DPC PDIP Kota Solo. 

Bila usulan diterima, maka itu akan diteruskan dengan dikeluarkannya penugasan. 

"Untuk jurkam tingkat kota cukup penugasan dari DPC melalui Bapilu," terang Her.

Baca juga: Pendaftaran Bacaleg Pemilu 2024, DPC PDIP Solo Ikuti DPP PDIP: Tak Jadi 10 Mei, Serentak 11 Mei 2023

Baca juga: Bidik Suara Milenial di Pileg 2024, PDIP Solo Pilih Usung Bacaleg di Bawah Usia 40 Tahun

Gibran tidak seorang diri masuk dalam daftar calon jurkam pemenangan PDIP.

Ada beberapa tokoh lain yang diusulkan masuk dalam daftar tersebut. 

Salah satunya, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa

"Nanti mas Gibran, Pak Wakil Wali Kota (Teguh Prakosa) dan beberapa tokoh masyarakat kita lakukan pendekatan dan akan kita masukan dalam jurkam pemilu 2024," terang Her.

Setidaknya akan ada 10 sampai 15 nama yang akan diusulkan menjadi jurkam pemenangan PDIP tingkat Kota Solo.

Nama-nama yang diusulkan tersebut memiliki latar belakang yang beragam. 

Diantaranya, tokoh politik, tokoh agama, dan pengusaha.

"Ini kita inventarisir dulu sekitar 10 sampai 15 orang. Mulai tokoh tokoh politik, agama, pengusaha dan semuanya yang bisa memberi sosialisasi dengan baik kepada masyarakat saat kita jadikan jurkam nanti," tutur Her.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved