Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo

PPDB Solo 2023: Kuota Sekolah Negeri Tak Mampu Tampung Calon Siswa Baru, Sekolah Swasta Bisa Dilirik

Kuota kursi sekolah negeri di Kota Solo tidak bisa menampung semua calon peserta didik jelang PPDB 2023.

Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Andreas Chris
Ilustrasi siswa SMP pulang sekolah di Kota Solo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kuota kursi sekolah negeri baik jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Solo tidak bisa menampung semua calon peserta didik jelang pembukaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB).

Hal itu diakui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Solo, Dian Rineta juga jadi sorotan pihaknya.

Ditengah proses PPDB jalur Afirmasi yang diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu saat ini, Dian menerangkan adanya penambahan kuota kursi.

Namun penambahan tersebut hanya untuk jenjang SD Negeri untuk PPDB tahun ini.

“Kuota afirmasi berubah. SD awalnya sama dengan SMP yakni 35 persen, sekarang SD menjadi 50 persen," terang Dian Rineta saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Kamis (8/6/2023).

"Dengan asumsi jumlah siswa SD totalnya mendekati 55 persen kuota SD,” tambahnya.

Baca juga: Ada Seribu Anak Putus Sekolah di Solo, Disdik Targetkan Semua Anak Harus Sekolah, Ini Caranya

Baca juga: UMK Solo Dirasa Makin Jauh dari Kenaikan Harga Kebutuhan Hidup: Gegara KHL Tak Lagi Berlaku

Perubahan aturan ini diakui Dian sebagai upaya untuk menampung calon peserta didik dari tiga golongan keluarga kurang mampu.

“P1 dan P2 itu bisa tertampung semua, sedangkan untuk P3 tetap bersaing dengan zonasi. Karena P3 itu masuknya rentan risiko sosial," tutur Dian.

"Kalau misal ada calon peserta didik sama-sama P3 akan dilihat zonasi terdekat. yang paling dekat dipilih terlebih dahulu. Jadi zonasi baru kemudian P3,” tambahnya.

Namun dari data yang didapat oleh TribunSolo.com, kuota kursi yang tersedia baik di jenjang SD maupun SMP negeri di Solo diketahui masih kurang dibandingkan jumlah total kelulusan siswa menilik dari tahun 2022 lalu.

Untuk jenjang SD Negeri hanya terdapat kursi sebanyak 5.376 dan SMP negeri hanya 6.646, sementara data kelulusan tahun lalu di kedua jenjang pendidikan mencapai lebih dari 10.000 siswa.

Oleh karena itu, Dian menghimbau agar orang tua murid calon peserta didik baru agar juga melirik sekolah-sekolah swasta.

Hal itu, tidak lain menurut Dian karena kualitas sekolah negeri dan swasta di Solo saat ini hampir setara.

“Kami berharap masyarakat yang mampu secara ekonomi menjadikan sekolah swasta sebagai pilihan," imbau Dian.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved