Berita Boyolali
Pencegahan Kebakaran Hutan di Gunung Merbabu : Buat Sekat Bakar 5 Meter, Sosialisasi Digencarkan
Kejadian kebakaran di Gunung Sumbing membuat sejumlah badan dan relawan di Gunung Merbabu melakukan langkah antisipatif.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sejumlah hutan gunung di Indonesia terbakar.
Terbaru, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di gunung Sumbing.
Kejadian kebakaran tersebut terjadi pada 1 September 2023 malam.
Akibat karhutla ini, puluhan pendaki yang berada di kawasan puncak Gunung Sumbing harus dievakuasi.
Tak ingin kebakaran itu terjadi di Gunung Merbabu, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTGMB) antisipasi terus dilakukan.
Baca juga: Mulai 1 September 2023, Jalur Pendakian Gunung Merbabu vis Selo Ditutup, Ada Perbaikan Jalan 14 Hari
Koordinator Masyarakat Peduli Api Boyolali, Sumali, mengatakan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga gunung Merapi -Merbabu
"Sosialisasi masyarakat sekitar dalam pencegahan kebakaran hutan terus kami lakukan," tambahnya.
Selain itu, selama musim kemarau ini juga telah dibentuk pos karhut di kantor seksi 1 dan 2.
Setiap hari ada petugas yang piket jika sewaktu-waktu titip api muncul.
"Petugas juga melakukan patroli keliling ke kawasan (hutan)," tambahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Nurpana Sulaksono, menambahkan pihaknya telah melakukan pembuatan sekat bakar di kawasan hutan Gunung Merbabu, untuk meminimalisasi terjadinya kebakaran yang meluas.
Sekat bakar selebar 5 meter ini sebagai bagian dari mitigasi pencegahan kebakaran yang terjadi di gunung Merbabu.
Baca juga: Jumlah Tembakau Yang Ditanam di Merbabu Berkurang : Masih Ada Hujan, Petani Trauma Harga di Pasaran
“Setiap menginjak musim kemarau, kita selalu membuat sekat bakar. Sebagai antisipasi, jika terjadi kebakaran tak merambat semakin luas,” jelasnya
Pembuatan sekat bakar ini dilakukan di tiga titik yang punya sejarah pernah terjadi kebakaran.
ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
![]() |
---|
Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
![]() |
---|
3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
![]() |
---|
Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
![]() |
---|
Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.