Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Klaten

Jawaban DKPP Klaten soal Harapan Petani Rowo Jombor, Surati BBWSBS, Minta Debit Air Ditambah 

DKPP Kabupaten Klaten menindaklajuti harapan petani agar lahan pertaniannya yang mengalami kekeringan dampak saluran irigasi yang diperbaiki.

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Zharfan Muhana
Minimnya air yang mengaliri persawahan membuat tanah pertanian di Klaten terdampak kekeringan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten menindaklajuti harapan petani agar lahan pertaniannya yang mengalami kekeringan dampak saluran irigasi yang tengah dalam perbaikan.

Ketua DKPP Kabupaten Klaten, Widiyanti mengatakan pihaknya sudah menyurati DPUPR Kabupaten Klaten dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS).

Dinas meminta agar adanya penambahan debit air yang disalurkan secara berkala.

"Kami sudah bersurat dengan PUPR dan BBWSBS untuk menambahkan 'oncoran' (air yang disalurkan), tapi secara berkala," ujar Widiyanti kepada TribunSolo.com, Senin (18/9/2023).

Baca juga: Sebelum Putusan Cerai, PA Klaten Upayakan Mediasi untuk Pasutri: Agar Tak Ada Masalah Lagi

Hal tersebut dikarenakan tengah adanya pengerjaan saluran air irigasi di Rowo Jombor, yang berlangsung beberapa waktu terakhir.

"Diatur sedemikian rupa, agar tanaman pertanian di sana bisa panen," ucapnya.

Widiyanti mengatakan pihaknya sudah melakukan proses penjajakan sejak beberapa waktu terakhir.

"Jadi sudah kordinasi juga dengan P3A (Perkumpulan Petani Pengguna Air) dan PSDA (Pengelola Sumber Daya Air), sudah di hitung berapa kebutuhannya," jelas dia.

Baca juga: Anak Petani Asal Klaten Lulus S3 di Austria, Dulu Pernah Nyantri di Ponpes Al Mukmin Ngruki

"Berapa hari air dialirkan, sudah kita tindak lanjuti," tambahnya.

Untuk wilayah Desa Talang dan sebagian Desa Tawangrejo di Kecamatan Bayat sendiri sebanyak 80 hektar tanah persawahan terdampak kekurangan air, hal tersebut dikarenakan adanya perbaikan saluran air.

"Insyaallah tidak gagal panen," ucapnya.

Harapan Petani Rowo Jombor

Sebelumnya, perbaikan saluran irigasi Rowo Jombor memberikan dampak kepada para petani di Desa Talang dan Tawangrejo, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.

Para petani kesulitan mendapatkan air untuk irigasi lahan pertanian mereka.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved