Bullying Pelajar di Sambungmacan Sragen
Viral Video Aksi Bullying Sekelompok Pelajar Perempuan, Diduga Terjadi di Sambungmacan Sragen
Viral dugaan bullying di Sragen. Namun, kebenaran soal postingan tersebut masih dikonfirmasi pihak terkait.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Viral di media sosial aksi beberapa orang pelajar yang diduga melakukan perundungan atau bullying.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun instagram icws_infocegatanwilayahsragen pada Senin (2/10/2023).
Ada 365 netizen yang berkomentar dan ditonton sebanyak 39.300 kali.
Video tersebut hanya menunjukkan beberapa foto yang menunjukkan aksi beberapa pelajar perempuan mengenakan jilbab memukul dan menendang seorang anak perempuan yang lain.
Video tersebut diambil di sebuah jembatan, yang diduga masuk ke wilayah Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
Dalam video tersebut, juga terdapat keterangan sebagai berikut :
"Kiriman dari netizen..
Infonya video bvll**ng tsb terjadi si jembatan panjang yang terletak di perbatasan Jateng-Jatim.
Lokasi persisnya dekat lapangan Gringging, Sambungmacan, Sragen.
Dalam video durasi kurang lebih 50 detik itu, sekelompok remaja perempuan mengeroyok 1 remaja perempuan yang terlihat pasrah sama sekali.
Bahkan pada akhir video, sekelompok remaja tersebut menertawakan korban sambil mengump4t.
Kejadiannya sekitar awal bulan September 2023. Menurut info yg beredar, para pelaku masih sekolah di salah satu SMP di G*ondang Sragen.
Menurut info dari pengirim juga, para pelaku ini berulang kali melakukan kekerasan pada orang lain & sudah diselesaikan secara kekeluargaan, tapi masih kerap mengulangi perbuatannya lagi."
Baca juga: Viral Video Bullying Siswa SMP di Balikpapan, Dipicu Masalah Minta Foto, Disdikbud Minta Maaf
Berdasarkan penelusuran TribunSolo.com, diketahui lokasi diduga aksi perundungan itu dilakukan di Jembatan Pajang yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.
Kapolsek Sambungmacan, Iptu Widarto mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait dugaan aksi perundungan itu.
Pihaknya juga belum bisa memastikan, apakah lokasi perundungan masih masuk ke wilayah Sragen atau sudah masuk ke wilayah Jawa Timur.
"Mohon maaf, ini masih mencari informasi," ungkapnya saat dihubungi TribunSolo.com, Selasa (3/10/2023).
Terpisah, Kasi SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Muhammad Farid Wajdi mengatakan baru mengetahui informasi tersebut saat dikonfirmasi TribunSolo.com.
"Baru dapat informasi," singkatnya.
Farid mengatakan masih menunggu konfimasi dari pihak sekolah untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Yang mana, dalam unggahan tersebut, disebut pelaku berstatus sebagai siswi di SMP yang ada di Kecamatan Gondang.
"Menunggu informasi dari sekolah dulu," ujarnya.
Hingga sore hari, Farid masih belum mendapatkan keterangan dari pihak sekolah.
"Belum ada keterangan dari pihak sekolah, mohon maaf," pungkasnya.
(*)
Respons Dinas Pendidikan Sragen soal Bullying Pelajar di Sambungmacan : Sosialisasi Anti Bullying |
![]() |
---|
SIKAP Siswi Kelas 3 SMP, Korban Bullying Pelajar di Sambungmacan Sragen : Tidak Perpanjang Masalah |
![]() |
---|
Perilaku Bullying Yang Diterima Siswi Kelas 3 SMP di Sragen : Korban Dirundung 3 Kali, Pelaku Sama |
![]() |
---|
Perilaku Bullying Pelajar di Sragen : Tak Hanya Ditendang, Korban Dapat Ancaman Bila Tak Kasih Uang |
![]() |
---|
MOTIF Aksi Bullying Pelajar di Sragen : Dari Lirikan Mata Hingga Kasih Uang Rp 10 Ribu ke Pelaku |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.