Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pasar Slogohimo Wonogiri Terbakar

Pasca Kebakaran, Pasar Darurat Slogohimo Wonogiri Segera Dibangun, Lokasi Sesuai Keinginan Pedagang

Pasar itu bakal dibangun di halaman Pasar Slogohimo dan sekitarnya sesuai dengan keinginan pedagang.

Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti
Kondisi terkini Pasar Slogohimo usai terbakar beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pasar darurat di Slogohimo Wonogiri segera dibangun.

Lokasi pembangunan pasar darurat itu sesuai dengan keinginan para pedagang.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan pemkab telah menyiapkan solusi jangka pendek dan solusi jangka panjang usai terjadinya kebakaran di Pasar Slogohimo beberapa waktu lalu.

Adapun solusi jangka pendeknya adalah pembangunan pasar darurat.

Pasar itu bakal dibangun di halaman Pasar Slogohimo dan sekitarnya sesuai dengan keinginan pedagang.

"Di dalamnya tidak ada sesuatu yang ideal tapi lebih kepada yang fungsional. Fungsionalnya jangan sampai ada konstraksi ekonomi yang lebih panjang atau besar," kata Bupati.

Baca juga: Sosok Gembong Warsono, Politisi PDIP Kelahiran Wonogiri yang Meninggal Hari Ini, Vokal Kritik Anies

Baca juga: Kuliner Akhir Pekan, Ingin Makan Lontong Opor di Wonogiri? Coba di Warung Mbah Bhet

Menurutnya dengan kesepakatan pasar darurat itu dibangun di halaman pasar, maka segala sesuatunya harus menyesuaikan. Misal kapasitas maupun luas pasarnya.

Jekek, begitu juga dia disapa mengatakan pengerjaan pasar darurat itu sudah mulai bisa dirancang dan diproses.

Adapun proses pembangunan pasar sekitar satu bulan.

"Anggaran sekitar Rp600 sampai Rp 700 juta. Aspek fungsinya bisa terpenuhi," jelasnya.

Sementara itu, Jekek memastikan tak akan menarik retribusi kepada para pedagang saat berjualan di pasar darurat itu.

"Retribusi yang kami terima dibandingkan kerugian masyarakat tidak seimbang. Maka mending kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tapi potensi ekonomi bisa pulih lebih cepat," ujarnya.

Dia menambahkan hingga saat ini pihaknya terus menghitung total kerugian akibat kebakaran itu. Pasalnya, pendataan masih terus berlangsung.

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved