Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kabar Duka

Sosok Gembong Warsono, Politisi PDIP Kelahiran Wonogiri yang Meninggal Hari Ini, Vokal Kritik Anies

Gembong cukup vokal menyuarakan persoalan masyarakat Jakarta, termasuk banjir, kepada pemerintah provinsi.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Kolase foto Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono dan sejumlah karangan bunga mulai memenuhi jalan di sekitar rumah politisi PDIP, Gembong Warsono di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (14/10/2023) pagi. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). 

TRIBUNSOLO.COM - Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jakarta, Gembong Warsono, meninggal dunia Sabtu (14/10/2023) pukul 01.32 WIB, di RSUP Pertamina, Jakarta.

Gembong Warsono merupakan politikus berpengalaman.

Baca juga: Diburu Tiga Negara, Gembong Narkoba Jaringan Internasional Fredy Pratama Muncul di Situs Interpol

Dia lahir di Wonogiri pada 8 Oktober 1963, namun memutuskan berkiprah di dunia politik, terutama di DKI Jakarta.

Di tengah perjalanan kariernya, Gembong Warsono pernah menjabat sebagai Dewan Kota Jakarta Selatan selama lima tahun pada 2003 hingga 2008.

Dirinya juga pernah mengemban jabatan partai sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Jakarta Selatan pada tahun 2000 hingga 2005.

Gembon Warsono sempat pula dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Bidang Internal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DKI Jakarta pada 2005 hingga 2010.

Baca juga: Demokrat Diisukan Masuk Kabinet Isi Menteri Pertanian, PDIP Minta Jokowi Pilih Orang yang Kompeten

Dirinya lantas mengemban posisi sebagai Ketua DPC PDIP Jakarta Selatan selama lima tahun pada 2010 hingga 2015. 

Jabatan terakhir yang diemban Gembong Warsono hingga akhir hayat ialah Ketua Fraksi PDIP Jakarta.

Gembong cukup vokal menyuarakan persoalan masyarakat Jakarta, termasuk banjir, kepada pemerintah provinsi.

Saat Banjir Jakarta, ia termasuk orang yang bersuara lantang dalam menagih janji Gubernur DKI 2017-2022 Anies Baswedan soal waktu maksimal 6 jam banjir menggenangi Jakarta.

Gembong menilai penanganan banjir salah satu hal yang patut dikritisi dari kebijakan Anies Baswedan.

Baca juga: PDIP Jangan Ge-Er, Pengamat Nilai Kaesang Minta Maaf ke Puan Bukan Berarti PSI Bakal Dukung Ganjar

Kehidupan Keluarga
 
Gembong menikah dengan Asih Purwanti dan dikaruniai empat orang anak, yakni Yanuar Prabowo, Novianto Nugroho, Fita Triwidyastuti, dan Qibtiyah Widiastanti.

Ia tinggal di sebuah rumah di Jalan Peninggaran Timur I/39, RT. 007/09 Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan.

Kabar meninggalnya Gembong Warsono dibagikan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi melalui laman resmi Instagramnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved