Viral
5 Fakta Kecelakaan Maut KA Probowangi Vs Minibus Elf, Lokasi Gelap dan Tak Ada Palang Pintu
Diketahui ruas jalan yang dilewati minibus merupakan jalur alternatif Kabupaten Jember menuju Kecamatan Klakah maupun Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNSOLO.COM - Kecelakaan maut antara KA Probowangi dan minibus Isuzu Elf terjadi saat minibus melewati jalur pelintasan langsung (JPL) 63 yang terletak di Dusun Prayuana, Desa Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (20/11/2023).
Kejadian ini mengakibatkan 11 orang tewas dan 4 korban luka berat.
Baca juga: Pasca KA Probowangi Vs Mobil Elf di Lumajang, PT KAI Berduka: Minta Masyarakat Lebih Hati-hati
Diketahui ruas jalan yang dilewati minibus merupakan jalur alternatif Kabupaten Jember menuju Kecamatan Klakah maupun Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.
Untuk lebih mengetahui perkembangan kasus ini berikut 5 faktanya.
1. Tanpa palang pintu
Salah satu warga, Riski menjelaskan perlintasan kereta api yang menjadi lokasi kecelakaan tak terdapat palang pintu.
Menurutnya sudah sejak lama perlintasan itu tak ada palang pintu dan penjaga.
Warga hanya menjaga perlintasan kereta api saat arus mudik Lebaran.
"Kalau Lebaran ada yang jaga, tapi kalau hari biasa gini ya enggak ada," ungkapnya, Minggu, dikutip dari Kompas.com.
2. Tak ada penerangan
Selain itu, lokasi kecelakaan antara KA Probowangi dan minibus tak terdapat penerangan.
Warga lain, Suyid menyatakan kecelakaan di perlintasan kereta api tersebut sudah sering terjadi.
"Emang sering, dulu sepeda motor (ketabrak kereta api), pernah juga mobil, mati semua korbannya," bebernya.
Suyid menambahkan minibus dengan nomor polisi N 7646 T melaju kencang dari arah selatan.
Minibus tidak mengurangi kecepatan saat melintasi rel kereta api dan langsung ditabrak KA Probowongi yang melaju dari arah timur.
"Mobilnya kencang, keretanya kencang juga, langsung ditabrak," tuturnya.
Baca juga: KA Probowangi Vs Mobil Elf di Lumajang: Belasan Orang Tewas, Ada Balita yang Jadi Korban
3. Seluruh Korban dari penumpang minibus
Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson Situmorang, mengatakan seluruh korban kecelakaan merupakan penumpang minibus.
Sementara, penumpang KA Probowangi jurusan Banyuwangi-Surabaya selamat.
"Sebelas orang meninggal dunia, lalu untuk korban luka berat sebanyak 4 orang sedang di Puskesmas," ungkapnya, Minggu (19/11/2023), dikutip dari TribunJatim.com.
4. Ada bayi yang masih dicari
Proses evakuasi masih dilakukan lantaran terdapat kabar seorang bayi hilang.
Kondisi minibus ringsek di sebelah utara rel kereta api setelah terseret sejauh 50 meter.
Belum diketahui jumlah penumpang minibus saat terjadi kecelakaan.
Para korban kecelakaan langsung dibawa ke RSUD dr Haryoto, Lumajang.
AKBP Boy Jeckson Situmorang meminta keluarga para korban untuk segera menghubungi Mapolres Lumajang untuk identifikasi.
"Saat ini jika ada keluarga korban silakan untuk menghubungi RSUD dr. Haryoto atau bisa ke Mapolres Lumajang," tandasnya.
5. Daftar korban meninggal dunia
Berikut list nama korbannya:
1. Riyono, warga Babatan, Surabaya
2. Yelis Agustiana, warga Dukuh Pakis, Surabaya
3. Gatot Hari Cahyono, warga Gubeng, Surabaya
4. Nur Muhamad, warga Karang Pilang, Surabaya
Baca juga: Kecelakaan Maut KA Probowangi dan Mobil Elf di Lumajang, 11 Tewas dan 4 Luka Berat
5. Sumarti, warga Pakis, Surabaya
6. Sri Rahayu, warga Simom Mulyo Baru, Surabaya
7. Edi Sugianto (57), warga Pakis Gunung Sawahan, Surabaya
8. Titik ristianti (55), warga Putat Jaya, Surabaya
9. Suyono (55), warga Tandes, Surabaya
10. Soekarnoto (56), warga Sawahan, Surabaya
11. Mariana, warga Sawahan, Surabaya
Daftar korban luka berat:
1. Warsito (60), warga Banyu Urip Wetan, Sawahan, Surabaya
2. Bayu Trinanto (58), warga Kembang Kuning Kulon, Sawahan, Surabaya
3. Ardhika (57), warga Perumahan Grand Hasanah, Surabaya
4. Cucu dari Sri Rahayu (8), warga Simo Mulyo Baru, Surabaya
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJatim.com/Erwin Wicaksono) (Kompas.com/Miftahul Huda)
Kisah Haru dan Inspiratif Tukang Sepuh Emas di Solo Kuliahkan 2 Anaknya di ITB, Didatangi Rektor |
![]() |
---|
Sosok Sudewo Bupati Pati Viral Naikkan PBB 250 Persen: Lulusan UNS, Pernah Nyalon Bupati Karanganyar |
![]() |
---|
Viral di Solo, Beredar Unggahan Tanah Nganggur 2 Tahun Bakal Disita Negara, Cek Faktanya |
![]() |
---|
Setelah Terima SK PPPK, Puluhan Guru di Sejumlah Daerah Izin Gugat Cerai Suami, Termasuk di Wonogiri |
![]() |
---|
Viral Oknum Opang Maksa Hentikan Taksi Online, Padahal Ada Penumpang Ibu Gendong Bayi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.