Insiden Konvoi PDIP di Boyolali

Kasus Oknum TNI Aniaya Simpatisan Ganjar, Relawan Merapi-Merbabu Dukung TNI: Tentara Juga Manusia

Relawan di Boyolali menyatakan dukungan mereka terhadap TNI. Itu terkait kasus pengeroyokan simpatisan yang memakai knalpot brong.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Dukung moril terhadap TNI di Markas Kompi Yonif 408 Boyolali datang dari berbagai elemen. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Dukungan moril terhadap TNI di Markas Kompi Yonif 408 Boyolali datang dari berbagai elemen.

Salah satunya Merapi-Merbabu Rescue (MMR) yang juga memberikan karangan bunga.

Karangan bunga itu dijajarkan bersama puluhan karangan bunga lainnya.

Ketua MMR Boyolali, Harnowo menganggap peristiwa penganiayaan itu sebuah kecelakaan.

Peristiwa penganiayaan itu dilakukan secara spontan.

Oknum anggota TNI tersebut juga manusia yang memiliki emosi.

"Tentara itu juga manusia. Juga ada emosinya juga. Kalau kebetulan wilayahnya itu dilewati yang arogan," kata Harnowo, saat dihubungi TribunSolo.com, Senin (1/1/2024).

Dia menduga jika konvoi kendaraan bersuara bising ini melintasi jalan kampung padat penduduk, warga juga akan geram.

Kebetulan, konvoi itu melewati depan asrama Kompi 408 Boyolali.

Warga di dalam asrama yang merupakan anggota TNI pun merasa geram.

Baca juga: Kata TPD Ganjar-Mahfud Soal Konvoi Knalpot Brong di Boyolali, Sebut Inisiatif Simpatisan

Dia pun meyakini oknum anggota TNI itu tak ada niat untuk melakukan penganiayaan hingga separah itu.

"Kecelakaan ya. Sebenarnya tidak ada itikad hingga separah itu," ujarnya.

Dia menyebut peristiwa pada Sabtu siang itu merupakan hubungan sebab akibat.

"Kejadian semacam itu ada pemicunya. Karena sebagian masyarakat juga ga seneng lah, untuk war-wer, ternyata banyak yang tidak simpati dengan adanya knalpot brong itu," ujarnya.

Dia pun berharap dengan karangan bunga ini dapat memberikan suport bagi TNI di Yonif 408.

Selain itu, dukungan itu agar permasalah ini tak melebar kemana-mana.

"Saya takut permasalah ini dipolitisasi. dengan dukungan kepada rekan-rekan TNI, memberikan support," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved