Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Doa Sehari Hari

Doa Setelah Shalat Dhuha untuk Memohon Kekayaan, Simak 3 Amalan Nabi Sulaiman AS Berikut Ini

Kekayaan adalah salah satu rezeki yang diberikan Allah Subhanahu wa ta'ala kepada Umat Muslim.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Freepik
Ilustrasi Berdoa. Berikut bacaan doa setelah salat dhuha untuk memohon kekayaan. 

TRIBUNSOLO.COM - Berikut ini doa shalat dhuha agar dibukakan pintu rezeki oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dan amalan Nabi Sulaiman AS.

Kekayaan adalah salah satu rezeki yang diberikan Allah Subhanahu wa ta'ala kepada Umat Muslim.

Namun kekayaan bisa menjadi dua mata pisau, di sisi lain bisa menjadi cobaan dalam hal ketakwaan.

Baca juga: Doa Pernikahan agar Keluarga Terhindar dari Penyakit Ain, Bisa Diamalkan Sebelum Tidur

Ada amalan untuk mendapatkan banyak rezeki dan kekayaan seperti yang diamalkan Nabi Sulaiman AS.

Diketahui, shalat dhuha selain untuk memperlancar rezeki, juga memiliki beberapa keistimewaan.

Keutamaan shalat dhuha adalah bagi siapa saja yang mengerjakan ibadah ini, mereka tidak termasuk ke dalam golongan orang yang lalai dalam mencari rahmat Allah SWT.

 Waktu Shalat Dhuha

Para ulama menjelaskan waktu salat dhuha adalah 15-20 menit setelah mata hari terbit (waktu syuruq) sampai 15 menit sebelum tiba waktunya sholat dhuhur.

Disepakati jika waktu shalat dhuha mulai dari setelah matahari terbit hingga setinggi tombak dan berakhir sebelum masuk waktu zuhur (sebelum zawal).

Waktu dhuha adalah tatakala matahari sudah meninggi dan pancaran sinarnya sudah mampu menghangatkan bumi.

Baca juga: Doa Keluar Kamar Mandi dan Doa Memotong Kuku Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Doa Memohon Kekayaan yang Dibaca Nabi Sulaiman AS

Bagaimana cara Nabi Sulaiman memohon kekayaan agar diberikan rezeki oleh Allah SWT tertuang dalam QS Shaad Ayat 35.:

قَالَ رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِى لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

Qāla rabbigfir lī wa hab lī mulkal lā yambagī li`aḥadim mim ba'dī, innaka antal-wahhāb

Artinya: Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (QS Shaad: 35).

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved