Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Temuan Mayat di Polokarto

Awal Mula Kecurigaan Keluarga Perempuan Tewas di Polokarto, Pesan WA Dibalas Pakai Bahasa Jawa Halus

Setelah sempat dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Selasa (9/4/2024), awalnya korban tak pernah membalas pesan WA yang dikirim oleh keluarga.

Istimewa
Temuan mayat perempuan dalam keadaan membusuk di sebuah parit di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Keluarga Serlina (22) warga Kecamatan Jumapolo, Karanganyar yang ditemukan tewas di parit Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, mengaku sempat curiga tatkala korban membalas pesan WhatsApp secara tak biasa.

Setelah sempat dilaporkan hilang oleh keluarga sejak malam takbiran atau Selasa (9/4/2024), Serlina tak pernah membalas pesan WA yang dikirim oleh keluarga.

Pencarian terus dilakukan oleh pihak keluarga.

Sukirdi menyebut keluarga korban berpikir bahwa korban pergi ke rumah temannya.

Namun pada Jumat (12/4/2024) pihak keluarga mendapat pesan balasan dari WhatsApp Serlina.

Baca juga: BREAKING NEWS: Terungkap Identitas Wanita yang Ditemukan Tewas di Polokarto, Warga Jumapolo

"Setiap WA dibuka, tapi tidak dibalas. Balas sekali Jumat sore, ditanya kakaknya kok tidak pulang menjawab 'nggih sekedap malih mantuk' (iya sebentar lagi pulang)," jelasnya.

Balasan itu menurutnya malah membuat pihak keluarga curiga, sebab dalam keseharian, korban tak pernah menggunakan bahasa jawa halus ketika berbicara dengan keluarga.

"Sabtu (13/4/2024) lapor ke Polsek. Yang WA siapa belum tahu, tapi dari WA korban. Handphone sampai hari Sabtu aktif," katanya.

Sukirdi mengatakan selang sehari keluarga membuat laporan ke Polsek, Serlina kemudian ditemukan sudah meninggal dunia.

Baca juga: Temuan Mayat di Polokarto: Kapolres Karanganyar Benarkan Warga Karanganyar, Ditangani Sukoharjo

Korban sendiri merupakan warga Dusun Dlangin Lor RT 1 RW 4, Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar.

Korban diketahui tinggal bersama orang tuanya.

Kadus Dlangin Lor, Sukirdi, menjelaskan Serlina sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sebelum ditemukan tewas pada Minggu (14/4/2024) dengan wajahnya terbungkus plastik hitam.

"Selasa (9/4/2024) kerja tidak pulang, pas malam takbiran itu. Setelah kerja pamitan mau beli jajan sekira 11 malam," kata dia, Senin (15/4/2024).

Saat ini korban sudah dimakamkan di TPU setempat.

"Minggu malam setelah otopsi dimakamkan. Langsung ke halaman masjid disalatkan, kemudian liang sudah jadi langsung dimakamkan," kata Sukirdi.

Kadus menambahkan, dalam kesehariannya korban dikenal baik. Menurutnya tidak ada karakter aneh-aneh dari Serlina.

Selain itu, korban juga dikenal ramah senyum.

"Informasinya kerja di toko busana dekat RSUD Sukoharjo," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved