Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sukoharjo

Sampai April Ini, DBD di Kecamatan Sukoharjo Capai 189 Kasus, Dua Balita Meninggal Dunia

Kasus Demam berdarah di Kecamatan Sukoharjo mengalami peningkatan yang tinggi. Kasus ini karena curah hujan juga tinggi.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Ilustrasi Fogging. 

Tindakan-tindakan tersebut diantaranya memberikan surat kepada camat dan disebarluaskan di setiap kelurahan atau Balai Desa agar dilakukan edukasi di masyarakat masing-masing wilayah.

"Yang pasti kami (Puskesmas) sudah berikan surat kepada setiap desa melalui kecamatan untuk kerjabakti yang disebut Grebeg Jentik artinya pembersihan jentik-jentik nyamuk," paparnya.

Menurutnya, faktor tingginya kasus DB dan DBD di Kabupaten Sukoharjo karena curah hujan saat ini.

Curah Hujan ini mengakibatkan genangan di lingkungan rumah masyarakat, seperti genangan air di ban bekas, ember bekas.

"Iya, jadi faktornya itu karena hujan saat ini, karena banyak genangan yang berada di wilayah rumah warga bukan di dalam rumah warga," lanjutnya. 

Dengan demikian sebagai Kepala Puskesmas Sukoharjo, Maharani mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan lingkungan kebersihan lingkungan.  (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved