Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Idul Adha 2024

Israel Larang Hewan Kurban Masuk Gaza, Sengaja Tembak Mati Beberapa Kambing Sebelum Disembelih

Ketika Umat Islam di Indonesia menikmati daging kurban, tidak demikian dengan warga Gaza.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Sky News via WAFA
Warga Gaza melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan. 

TRIBUNSOLO.COM - Kisah pili dirasakan warga Gaza, Palestina, di Hari Raya Idul Adha.

Ketika Umat Islam di Indonesia menikmati daging kurban, tidak demikian dengan warga Gaza.

Pasalnya, Israel melarang hewan atau daging kurban masuk ke Gaza.

Baca juga: 3 Pernyataan Prabowo Subianto soal Serangan Israel ke Rafah : Siap Turunkan Pasukan Perdamaian

Tak sampai di situ, tentara Israel bahkan menembak mati hewan kurban yang sudah ada di Gaza.

Beberapa hari sebelum Idul Adha, beberapa warga Gaza sempat berupaya untuk berkurban.

Mereka hendak mendatangkan kambing untuk mereka potong pada saat Hari Raya Idul Adha.

Namun upaya mereka untuk menjadikan kambing sebagai hewan kurban gagal terlaksana.

Baca juga: 2 Alasan Gusti Bhre Belum Mau Maju Pilkada 2024 di Solo Jateng : Belum Ada Parpol yang Meminang

Sebab, sebelum Hari Raya Idul Adha tiba, tentara Israel telah lebih dahulu menembak mati kambing-kambing tersebut.

Niat warga Gaza berkurban pun akhirnya batal setelah menemukan kambing-kambing mereka mati.

"Pendudukan di Gaza mengeksekusi hewan, memperburuk kelaparan di wilayah utara dan mengurangi ketersediaan domba untuk Idul Adha lusa" tulis akun Instagram, Eye on Palestina pada Jumat (14/6/2024).

Larangan Israel terhadap masuknya hewan kurban membuat warga Palestina di Gaza tidak bisa melaksanakan ibadah Idul Adha 2024.

Aksi Israel yang menghambat masuknya hewan kurban membuat ratusan ribu keluarga di Jalur Gaza kehilangan kesempatan untuk merayakan Idul Adha dan melakukan ritual kurban sebagai bagian dari praktik keagamaan Islam, kata kantor media Gaza pada hari Sabtu.

Baca juga: Presiden Turki Erdogan Kecam Netanyahu Imbas Pembantaian di Rafah, Sebut PM Israel Maniak Haus Darah

Dalam sebuah pernyataan menjelang Idul Adha, kantor tersebut mengatakan “pasukan pendudukan melakukan kejahatan baru” dengan mencegah masuknya hewan kurban dengan menutup semua penyeberangan Jalur Gaza, termasuk pendudukan dan penutupan penyeberangan perbatasan Rafah, dan penyeberangan Kerem Shalom.

Mereka menyebut larangan ini sebagai “pelanggaran hak asasi manusia dan pengabaian total terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan Islam.”

Kurban merupakan bagian integral dari Idul Adha, lanjut kantor tersebut, dengan menekankan: “Tanggung jawab moral dan hukum memerlukan intervensi serius dari komunitas internasional untuk menghentikan genosida dan menghentikan pelanggaran terang-terangan terhadap hak dan hak asasi manusia umat Islam.”

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved