Jamaah Islamiyah Bubar

3 Cara Sabarno, Eks Jamaah Islamiyah Tak Terendus dan Kabur dari Kejaran Densus 88 Selama 10 Tahun

Sabarno adalah kader Jamaah Islamiyah yang selalu lolos dari kejaran Densus 88 Antiteror sejak ditetapkan menjadi DPO pada 10 tahun silam.

Tayang:
TribunSolo.com/Tribunnews.com/Sigit Ariyanto
Sabarno alias Pak Sabar alias Amali, kader Jamaah Islamiyah yang 10 tahun jadi DPO Densus 88 Antiteror. Tak pernah berhasil diringkus, Sabarno akhirnya menyerahkan diri ketika Jamaah Islamiyah bubar. 

Lalu bagaimana nasib Sabarno setelah JI bubar atau membubarkan diri? Sabarno mengaku ingin kembali hidup normal di tengah masyarakat, mengurus keluarganya.

Ia juga akan membantu aparat keamanan dan para senior eks JI. “Masa transisi ini saya akan membantu sosialisasi keputusan bubarnya JI ke jaringan dan akar rumput,” katanya. 

Sabarno juga akan patuh pada proses hukum. “Terserah bagaimana nanti gakkum (penegakan hukum), saya patuh saja ikut bagaimana prosesnya,” jelas Sabarno.

Sumber di lingkaran Densus 88 Antiteror mengatakan, penegak hukum tetap akan memproses mereka-mereka para buron atau DPO eks JI secara proporsional. 

Namun proses itu akan mengikuti pendekatan intensif yang dilakukan Densus 88 Antiteror yang semakin persuasif dan berorientasi restoratif justice.

(Tribunnetwork)

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved