Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali

Misteri Watu Kentheng Lereng Merapi, Dari Mitos Ghaib Hingga Berkhasiat Penyembuh Sakit

Misteri Watu Kentheng di lereng Gunung Merapi Boyolali, diyakini ada penunggunya hingga dipercaya bisa sembuhkan sakit perut.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Andreas Chris Febrianto
TribunSolo.com/Tri Widodo
Warga dan petugas dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah X saat mengecek Watu Kentheng di Dukuh Tawangsari, Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Kamis (3/10/2024) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Beberapa bongkah batu yang ada di permukaan tanah ladang warga di lereng Merapi ini sekilas hanya batu biasa. Namun bagi warga sekitar, batu besar yang disebut Watu Kentheng itu ada penunggu ghibnya. 

Bahkan, dari batu itu juga memiliki khasiat untuk penyembuhan penyakit, baik untuk manusia ataupun hewan ternak.

Dua batu lumpang di ladang yang ada di Dukuh Tawangsari, Desa Ringinlarik, milik Toyo Sukeni itu diyakini bisa menyembuhkan sakit perut dan penyakit lainnya. 

Cara masyarakat untuk mendapatkan khasiat dari batu inipun cukup mudah. Tanah atau air di dalam lubang batu tersebut. 

Kekhasiatan batu itu diungkapkan Narno Sukamto (69) salah satu warga. Dia mengatakan masyarakat sekitar mempercayai kekhasiatan batu ini. 

"Kalau ada airnya ya ambil airnya. Ini ada gelasnya juga. Berarti ada yang mengambil (air)," katanya, Kamis (3/10/2024). 

Sedangkan jika musim kemarau, biasanya mengambil tanah yang terkumpul di kubangan lumpang. Tanah yang berasal dari debu itu kemudian dilarutkan ke dalam air. 

"Airnya kemudian di minum. Sakit perut atau masuk angin gitu, biasanya sembuh," jelasnya. 

Selain berkhasiat menyembuhkan manusia, khasiat Batu Lumpang ini juga bisa untuk hewan ternak. 

Baca juga: Kata Peneliti Soal Kesulitan Mengidentifikasi Arca di Boyolali Jateng, Perlu Tahu Bagian Ini

Dia mengaku saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Sapi beberapa waktu lalu, peternak sapi juga menggunakan air atau tanah dari lumpang batu ini. 

"Sapi-sapi yang terkena PMK juga sembuh itu," tambahnya. 
Selain memiliki khasiat, masyarakat juga meyakini ada sosok ghaib yang menghuni di batu Kentheng ini. 

Meski berada di tengah-tenah ladang, tak ada satupun warga yang berani memecah atau memindahkan batu ini. 

"Saya terus terang ga berani. Memang warga sini ga ada yang berani," katanya. 

Sementara itu, Pamong Budaya Ahli Muda, Balai Pelestarian Kebudayaan X, Wardiyah menyebut, Kentheng atau batu lumpang ini berada tak jauh dari temuan Yoni. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved