Berita Jateng
Kenalan di HP Undang Petaka bagi Siswi SMP di Demak Ini, Dia Dirudapaksa dan Diperas Rp150 Ribu
Dari hasil penyelidikan polisi, anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) itu sudah melakukan kekerasan seksual pada korban anak sebanyak dua kali.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, DEMAK - Nasib pilu menimpa siswi SMP berusia 13 tahun di Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng)..
Gadis malang itu dipalak dan dirudapaksa oleh siswa tingkat SMA asal Jepara berinsial MFN (15).
Dari hasil penyelidikan polisi, anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) itu sudah melakukan kekerasan seksual pada korban anak sebanyak dua kali.
Baca juga: Viral Video Diduga Pelaku Klitih di Cemani Sukoharjo Jateng Hoaks, Dipastikan Tak Bawa Senjata Tajam
Kasatreskrim Polres Demak, AKP Winardi, menyebut dua kali MFN menyetubuhi korban.
Yakni pada Agustus dan September 2024.
"Bahwa anak yang bersangkutan dengan hukum telah melakukan persetubuhan sebanyak dua kali," kata Winardi, kepada Kompas.com di Polres Demak, Senin (7/10/2024).
Adapun lokasi kekerasan seksual itu di rumah kosong dekat jalan area Kecamatan Mijen pada malam hari.
Baca juga: IDENTITAS Bocah Tewas Terpanggang Abu Selepan Beras di Sukoharjo, Warga Wirun
Selain merudapaksa, MFN juga meminta uang kepada korban anak Rp 150.000 pada persetubuhan kedua di bulan September.
"Kejadian kedua ABH (MFN) tersebut juga diminta untuk memberikan uang sebesar Rp 150.000," ujarnya.
Kenalan di Medsos
MFN mengaku dia kenalan dengan korban melalui media sosial (medsos) di handphone.
Setelah berkomunikasi cukup intens, yang bersangkutan meminta anak korban berfoto telanjang setengah badan pada Agustus 2024.
"Korban diminta untuk foto telanjang setengah badan ke atas dan dikirimkan kepada ABH," ucap Winardi.
Baca juga: KRONOLOGI Bocah Tewas Terpanggang Abu Selepan Beras di Sukoharjo, Korban Bermain dengan Temannya
Tak selang lama, pelaku mengajak anak korban untuk bertemu dan meminta untuk melakukan hubungan badan. Apabila tak dilayani, yang bersangkutan mengancam menyebarkan foto setengah telanjang tersebut.
"Setelah bertemu diminta untuk dilayani disetubuhi, kalau tidak mau akan disebarkan foto yang dikirimkan tersebut," tuturnya.
| Polisi Dalami Soal Kekerasan dan Interogasi Pakai Senjata Api, Soal Salah Tangkap Pencari Bekicot |
|
|---|
| Nasib Polisi Grobogan yang Salah Tangkap Pencari Bekicot, Kini Diperiksa Propam, Bakal Disanksi |
|
|---|
| Kesaksian Kusyanto, Korban Salah Tangkap di Grobogan: Polisi Sudah Datang Minta Maaf |
|
|---|
| Sosok Kusyanto, Pencari Bekicot yang Jadi Korban Salah Tangkap di Grobogan, Ungkap Kerugian |
|
|---|
| Kisah Pencari Bekicot di Grobogan, Lagi Istirahat Dituduh Polisi Curi Pompa Air, Kapolres Minta Maaf |
|
|---|
