Kasus PDIP vs Ketua KPU Solo

Ketua KPU Solo Minta Maaf, Akui Kelewatan Ikut Campur di Internal PDIP, Ini Persoalannya

Ketua KPU Solo meminta maaf, dia mengakui salah dan melewati kewenangan karena menyebut ada kader yang menjual strategi ke lawan politik.

|
TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
Ketua KPU Kota Solo Bambang Christanto. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua KPU Solo Bambang Christanto meminta maaf pada kader PDIP

Dia mengakui bahwa ia melampaui kewenangan.

Ini soal memberikan informasi mengenai kader PDI Perjuangan yang menurutnya menjual data dan strategi ke lawan politik.

Ia sendiri telah menemui sejumlah petinggi DPC PDI Perjuangan Kota Solo di Girli Corner, Senin (7/10/2024) sore.

Di kesempatan itu ia juga meminta maaf karena informasi tersebut membuat suasana antar-kader tidak nyaman.

“Sebenarnya saya juga mohon maaf. Kalau ini salah ya ini jelas salah saya karena juga di luar kewenangan saya. Saya mohon maaf kepada Pak Rudy atas kekhilafan saya. Hanya mendapat informasi niat saya menyampaikan,” ungkapnya.

Baca juga: Diduga Adu Domba Internal PDIP Solo, Ketua KPU Surakarta Akan Dilaporkan ke DKPP

Bambang menuduh Ketua Bidang Analisa dan Strategi Bappilu DPC PDI Perjuangan Kota Solo Muchus Budi Rahayu dan salah satu kader Imron Rosyid menjual data dan strategi internal partai.

Bambang menyampaikannya ke Wakil Ketua DPC PDIP Solo Suharsono, Wakil Sekretaris DPC PDIP Solo Budi Prasetyo, dan Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPC PDIP Solo YF Sukasno.

“Ngobrol sama Pak Harsono dan Pakde Kasno. Menyampaikan informasi dari teman. Kalau saya salah ya saya mohon maaf. Saya juga mengakui kesalahan saya kepada Mas Muchus dan Mas Imron,” terangnya.

Muchus menjelaskan tuduhan ini menimbulkan rasa curiga dan tidak nyaman antara satu kader dengan kader yang lain.

Padahal, menghadapi Pilkada 2024 pihaknya memerlukan agar kader tetap solid.

“Informasi fitnah ini membuat suasana di internal partai menjadi tidak nyaman karena muncul rasa curiga dan tidak percaya satu sama lain. Padahal saat ini masa kampanye yang tentu kesolidan tim sangat penting,” ungkapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved