Kunjungan AHY di Solo Raya
Menko AHY Tinjau Ramp Check di Terminal Tirtonadi Solo, Pastikan Simpang Joglo Bisa Dilalui
Dalam kesempatan itu, AHY memastikan Simpang Joglo bisa dilalui menjelang libur natal dan tahun baru.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau ramp check yang dilakukan di Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024).
Dalam kesempatan itu ia memastikan Simpang Joglo bisa dilalui menjelang libur natal dan tahun baru.
“Prinsipnya Simpang Joglo sudah difungsikan. Namun belum secara formal diresmikan. Apakah dalam waktu dekat bisa diresmikan. Yang jelas sudah bisa digunakan dengan baik. Termasuk underpass,” ungkapnya.
Baca juga: Menko AHY dan Menteri PU Dody Cek Kesiapan Tol Fungsional Prambanan Klaten, Beroperasi Nataru
Ia juga telah meninjau ramp check yang dilakukan di sejumlah terminal.
Menurutnya berbagai prosedur sudah dijalankan dengan baik.
"Kami memastikan ramp check prosedur tetap yang dijalankan terminal kita. Untuk memastikan semua dinyatakan layak," ungkapnya.
Dia menilai, transportasi darat menjadi moda yang paling padat digunakan masyarakat menjelang libur natal dan tahun baru.
Baca juga: Santri di Simo Boyolali Dibakar, Pelaku Siapkan Bahan Bakar Bensin di Botol Bekas Air Mineral
Maka dari itu ia fokus untuk memastikan semua aman digunakan. Sebelumnya ia juga mengecek Gerbang Tol Prambanan-Klaten dan Direct Train Jakarta-Yogyakarta.
“Transportasi darat menjadi yang utama. Volumenya tinggi. Kami ingin memastikan semua moda transportasi sarana dan prasarana siap,” jelasnya.
Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi terpadat yang perlu diwaspadai.
Maka dari itu menjelang akhir tahun mobilitas masyarakat di wilayah ini perlu benar-benar dipastikan kesiapannya.
“Kita berharap keseluruhan terminal bisa beroperasi dengan baik dan optimal. Terutama mendukung mobilitas masyarakat kita menjelang natal dan tahun baru. Kita tahu Jawa Tengah provinsi yang besar 37 juta lebih 38 kabupaten/kota. Tentunya akan semakin tinggi intensitas pergerakan akhir tahun ini,” jelasnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.