WAWANCARA EKSKLUSIF
Tips Berwirausaha ala Anggota DPRD Sukoharjo yang Sukses Punya 16 Anak Perusahaan & Ogah Ambil Gaji
Machmud diketahui merupakan seorang pengusaha sukses, usahanya yang besar bergerak pada industri herbal dan kosmetik serta industri minuman nutrisi
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Anggota DPRD Sukoharjo sekaligus seorang pengusaha sukses Machmud Lutfi Huzain, berbagi tips bagi masyarakat yang ingin terjun ke dunia usaha.
Machmud sendiri diketahui merupakan seorang pengusaha sukses, salah satu usahanya yang besar bergerak pada industri herbal dan kosmetik serta industri minuman nutrisi dengan total ada 16 anak perusahaan.
Dalam podcast bersama TribunSolo, Machmud menjelaskan bagi yang tertarik untuk berwirausaha, harus melihat produk yang dapat dipasarkan secara online atau dikirim melalui ekspedisi.
"Ikutilah mereka yang bisa dijual secara online ya, yang bisa dikirim," jelasnya.
Baca juga: Anggota DPRD Sukoharjo Ogah Ambil Gaji, Ternyata Pengusaha Sukses? Pajak Perusahaannya Rp11,2 Miliar
Selain itu, pengusaha harus memilah-milah target pasar mereka. Misalnya saja, menjual kesehatan kepada orang tua dan menjual kecantikan kepada perempuan.
"Jadi tahu pasar, pasarnya jelas. Terus kita memilah-milah kan bisa tertarget dengan yang presisi gitu loh. Kalau saya gitu, saya lebih ke produk-produk yang bisa dijual dan bisa dikirim melalui ekspedisi gitu, itu yang worth it," katanya.
Adapun menurutnya kesalahan yang sering dilakukan oleh mereka yang baru memulai usaha adalah terlalu berambisi untuk produksi atau terlalu memikirkan hulu.
"Terlalu ambisi di hulu gitu, jadi memproduksi yang banyak, idealis untuk menghadirkan produksi sendiri gitu, sedangkan dia belum menguasai pasar," ujarnya.
| Guru Honorer Tak Lagi Dipakai Mulai 2027? Pakar Pendidikan Solo Bongkar Multitafsir SE Mendikdasmen |
|
|---|
| Wawancara Lengkap Panji Sukma, Soal Tudingan Kekerasan Seksual : Kalau Benar, Kenapa Masih ke Rumah? |
|
|---|
| Takut Perceraian Hingga Beban Finansial Tinggi, Jadi Alasan Generasi Muda di Kota Solo Ragu Menikah |
|
|---|
| Angka Pernikahan Solo Turun Tajam 3 Tahun Terakhir, Ternyata Bukan Sekedar Tren Lokal Tapi Dunia |
|
|---|
| Di Balik Sepinya Akad Nikah, Menerka Perubahan Cara Anak Muda Solo Memandang Pernikahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Machmud-Lutfi-Huzain-anggota-DPRD-Kabupaten-Sukoharjo-saat-podcast-dengan-TribunSolocom.jpg)