Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kasus PMK di Sragen

Kasus PMK di Sragen Turun, Pasar Hewan Belum Kunjung Dibuka Lagi, DKP3 : Tunggu Wilayah Lain

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sragen mengalami penurunan. Lantas, apakah pasar hewan di Kabupaten Sragen bakal kembali dibuka?

TribunSolo.com/Septiana Ayu
KASUS PMK TURUN : Ilustrasi sapi terjangkit PMK, beberapa waktu lalu. Diketahui, seluruh pasar hewan yang ada di Kabupaten Sragen ditutup sejak 16 Januari 2025 lalu. Meski kasus sudah menurun, ada kemungkinan pasar hewan masih akan ditutup. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sragen telah mengalami penurunan.

Lantas, apakah pasar hewan di Kabupaten Sragen juga bakal kembali dibuka?

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Sragen, Suparno mengatakan belum ada keputusan terkait hal tersebut.

Meski begitu, ada kemungkinan pasar hewan masih akan ditutup, dengan mempertimbangkan masih tingginya kasus PMK di wilayah lain.

"Ini nunggu keputusan pimpinan, progres sudah kami sampaikan," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (29/1/2025).

"Kemungkinan masih ada penutupan, karena kabupaten atau kota lain masih tinggi kasusnya," sambungnya.

KASUS PMK TURUN : Salah satu peternak sapi di Sragen, Sunardi saat ditemui TribunSolo.com, Rabu (15/1/2025). Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sragen telah mengalami penurunan. Meski begitu, ada kemungkinan pasar hewan masih akan ditutup
KASUS PMK TURUN : Salah satu peternak sapi di Sragen, Sunardi saat ditemui TribunSolo.com, Rabu (15/1/2025). Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sragen telah mengalami penurunan. Meski begitu, ada kemungkinan pasar hewan masih akan ditutup (TribunSolo.com/Septiana Ayu)

Diketahui, seluruh pasar hewan yang ada di Kabupaten Sragen ditutup sejak 16 Januari 2025 lalu.

Pada periode pertama ini, pasar hewan akan ditutup hingga 31 Januari 2025 esok.

Baca juga: Alasan Di Balik Penularan PMK di Sragen Mulai Menurun, Banyak Peternak Paham Cara Rawat Sapi Sakit

Suparno menambahkan ribuan sapi di Kabupaten Sragen telah divaksin PMK.

"Vaksinasi sudah terlaksana 1.600 dosis, itu berarti sudah 1.600 ekor sapi telah divaksin," jelasnya.

"Sapi yang telah divaksin tersebar di 20 kecamatan," pungkasnya. 

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved