WAWANCARA EKSKLUSIF

Ogah Dicap Minim Pembangunan Gegara Efisiensi, Bupati Wonogiri Siap Transparan ke Warga

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menilai kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri untuk kepala daerah, termasuk dirinya.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menilai kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri untuk kepala daerah, termasuk dirinya.

Dalam podcast bersama TribunSolo, Setyo mengatakan, kepala daerah harus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat soal kebijakan efisiensi itu agar tidak muncul persepsi yang salah di tengah-tengah masyarakat.

"Sebagai tantangan, sebagai tantangan tetapi tentunya yang perlu kita lakukan adalah mengedukasi kepada masyarakat. Mengapa kita perlu edukasi? Jangan sampai kemudian ada persepsi yang salah gitu," kata dia.

PROGRAM 100 HARI KERJA. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno saat podcast dengan TribunSolo.com, Kamis (27/2/2025). Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan program 100 hari pertamanya akan fokus menyelaraskan APBD dengan proses efisiensi yang ada. 
EFISIENSI JADI TANTANGAN. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno saat podcast dengan TribunSolo.com, Kamis (27/2/2025). Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat bakal menjadi tantangan tersendiri bagi tiap kepala daerah.  (TribunSolo.com)

Ia mencontohkan, makna persepsi yang salah itu yakni masyarakat berpikir pada kepemimpinan bupati sebelumnya, banyak pembangunan di daerah.

Sementara pada masa bupati saat ini, minim pembangunan di daerah.

Baca juga: Bupati Wonogiri Setyo Sukarno Beberkan Program 100 Hari Pertama: Selaraskan Instruksi Efisiensi-APBD

Dengan begitu, selain mengedukasi ke masayarakat, menurutnya pemerintah harus transparan sehingga tidak muncul persepsi yang salah di masyarakat.

"Ini kan perlu ada transparansi akuntabilitas dalam rangka kita melakukan edukasi kepada masyarakat, iki lho duit Wonogiri itu sekarang tinggal sekian. Yang penting bahwa transparansi dan akuntabilitas ini sampai kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa memahami gitu. Bukan karena kami tidak melakukan kegiatan pembangunan," kata Setyo.

Meski begitu, ia menekankan pihaknya mendukung kebijakan efisiensi dari pemerintah yang mana menurut dia hal itu untuk mendukung program-program pemerintah pusat.

(*)

 

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved