Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Lebaran 2025

5 Rekomendasi Kuliner Legendaris Solo yang Wajib Dicicipi saat Libur Lebaran 2025

Apa saja rekomendasi wisata kuliner di Solo untuk dicicipi bersama keluarga? Simak ulasannya berikut ini:

|
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram/@tendabiru_solo
KULINER LEGENDARIS SOLO - Sajian selat ala Selat Solo Tenda Biru untuk wisata kuliner. Berikut 5 rekomendasi kuliner legendaris untuk makan-makan saat libur Lebaran 2025. 

Peneliti Pusat Studi Pandan dan Gizi UGM, Murdjiati Gardjito menjelaskan bahwa sosis solo adalah hasil akulturasi dari seni dapur di Solo dan Eropa.

Karena itu, Sosis solo memiliki bentuk yang berbeda dibandingkan dengan sosis jenis lainnya.

Sosis Solo terbuat dari daging giling sapi yang digulung dengan telur dadar yang sangat tipis.

Camilan satu ini dibuat karena masyarakat Solo ingin merasakan kudapan sosis khas Belanda yang dibuat dari campuran daging dan susu.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner di Sragen untuk Makan Siang saat Libur Lebaran 2025, Ada yang Legendaris

Namun, masyarakat Solo tidak terbiasa mengonsumsi susu dan ada bahan telur yang dinilai cukup melimpah di Jawa.

Maka, dibuatlah sosis solo yang sesuai dengan lidah masyarakat setempat itu. Sosis solo menggunakan bawang putih, merica, dan pala sebagai campuran.

Kudapan dengan tekstur kulit yang lembut dan sedikit kasar dari cincangan daging ini dapat ditemui di berbagai tempat.

Misalnya di tempat jajanan pasar, serta disajikan sebagai menu pelengkap di warung soto dan restoran keluarga lainnya.

Rekomendasi sosis Solo enak ada di Sosis Gajahan, Sosis Pojok Beteng, Sosis Yu Ndibel.

4. Serabi Notosuman

KULINER LEGENDARIS SOLO - Serabi Notosuman Ny. Lidia khas Solo yang tidak mengandung pengawet pada Agustus 2023 lalu. Begini sejarah Serabi Notosuman yang legendaris. (KOMPAS.com/YUHARRANI AISYAH)
KULINER LEGENDARIS SOLO - Serabi Notosuman Ny. Lidia khas Solo yang tidak mengandung pengawet pada Agustus 2023 lalu. (KOMPAS.com/YUHARRANI AISYAH) (KOMPAS.com/YUHARRANI AISYAH)

Serabi Notosuman yang namanya diambil dari nama jalan di Kota Solo ini berdiri sejak tahun 1923.

Jalan Notosuman kini telah berganti nama menjadi Jalan Moh. Yamin.

Meskipun nama jalan tersebut sudah berubah, tetapi kepopuleran dan kelezatan Serabi Notosuman tidak lekang oleh waktu.

Serabi ini memiliki keunikan dibandingkan dengan serabi jenis lain.

Serabi lain biasanya disajikan dengan kuah santan yang manis dan gurih.

Baca juga: 4 Rekomendasi Tempat Nobar Timnas Indonesia Vs Bahrain di Solo, Gratis dan Bisa Sambil Ngopi

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved